LombokPost-Valentino Rossi, sang legenda hidup MotoGP, baru-baru ini membuat geger para penggemar balap di Indonesia. Kehadirannya di Jakarta bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan sebuah agenda bisnis yang sarat makna.
Namun, di balik keriuhan sambutan, ada satu pertanyaan besar yang menggantung, mengapa Rossi tidak mampir ke Sirkuit Mandalika untuk menonton MotoGP, padahal kehadirannya di Indonesia bertepatan dengan ajang balap paling bergengsi tersebut?
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, kedatangan Rossi ke Indonesia adalah atas undangan khusus dari Pertamina. Kunjungan ini terkait dengan kerja sama antara Pertamina dan VR46 Riders Academy.
Menariknya, pihak InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan MGPA justru tidak terlibat dalam perencanaan ini.
“Valentino Rossi datang ke Indonesia atas undangan Pertamina selaku pemilik VR46 Riders Academy di Mandalika. ITDC dan MGPA tidak punya hak untuk mengajak ke sini,” terang Priandhi pada wartawan, Minggu (21/9).
Pernyataan ini seolah membuka tabir, meski nama Mandalika dan Indonesia terus digaungkan, kehadiran sang bintang justru berada di bawah kendali penuh pihak sponsor.
Priandhi mengakui mereka telah menyampaikan permohonan kepada Pertamina agar Rossi bisa dibujuk untuk datang dan menonton langsung balapan di Sirkuit Mandalika pada 3-5 Oktober nanti. Namun, hingga kini, belum ada kepastian. "Kami sendiri belum mendapatkan jawaban dari Pertamina apakah Rossi bisa hadir di ajang tersebut,” tambahnya.
Fenomena ini menimbulkan spekulasi dan sedikit kekecewaan di kalangan fans. Kehadiran Rossi di Jakarta, yang begitu dekat dengan Mandalika, terasa hampa jika ia tidak ikut merayakan euforia MotoGP bersama ribuan penggemar yang memadati sirkuit.
Momen langka ini seharusnya bisa menjadi ajang promosi yang luar biasa bagi pariwisata Indonesia dan dunia balap nasional.
Meski demikian, ada secercah harapan. Priandhi mengungkapkan bahwa VR46 Riders Academy akan terus berlanjut di Indonesia hingga tahun depan, menandakan komitmen jangka panjang antara Pertamina dan akademi balap milik Rossi.
Ini tentu kabar baik bagi talenta-talenta muda Indonesia yang bermimpi menembus panggung MotoGP.
Namun, satu hal yang pasti, keputusan akhir ada di tangan Pertamina. Akankah mereka berhasil membujuk "The Doctor" untuk mampir ke Mandalika dan memberikan kejutan manis bagi para penggemarnya?
Atau, kedatangan Rossi kali ini akan tetap menjadi sebuah kunjungan yang murni berbau bisnis, meninggalkan jejak tanya di hati para pecinta MotoGP.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin