Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Marseille Akhiri Kutukan 13 Tahun, Kalahkan PSG di Velodrome Saat Ballon d'Or Digelar

Ivan Mardiansyah • Rabu, 24 September 2025 | 09:05 WIB

Marseille akhirnya kalahkan PSG di Velodrome setelah 13 tahun. Momen emosional terjadi bersamaan dengan gala Ballon d
Marseille akhirnya kalahkan PSG di Velodrome setelah 13 tahun. Momen emosional terjadi bersamaan dengan gala Ballon d

Lombok Post - Di tengah kemegahan gala Ballon d'Or 2025 yang digelar di Paris, sebuah momen emosional justru terjadi di Stade Vélodrome.

Olympique de Marseille berhasil mencatatkan kemenangan bersejarah dengan mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) di kandang sendiri untuk pertama kalinya sejak 2011.

Laga Marseille vs PSG ini berlangsung panas dan penuh gengsi.

Dalam duel bertajuk Le Classique tersebut, Marseille akhirnya memutus kutukan 13 tahun tanpa kemenangan atas PSG di kandang sendiri.

Kemenangan ini pun menjadi sorotan besar di tengah pemberitaan tentang siapa yang meraih Ballon d'Or tahun ini.

Marseille kalahkan PSG bukan hanya menjadi headline utama media Prancis, tapi juga menjadi simbol kebangkitan klub asal selatan Prancis itu di kompetisi Ligue 1 2025.

Sejak awal laga, atmosfer di Stade Vélodrome sudah membara. Puluhan ribu suporter Marseille memenuhi tribun dengan nyanyian dan koreografi spesial, menunjukkan betapa pentingnya laga ini.

Baca Juga: Peringkat Ballon d'Or Vinicius Jr 2025 Anjlok ke Posisi 16, Sama Seperti Nomor Punggung Rodri

Marseille mencetak gol lebih dulu lewat skema serangan cepat di babak pertama.

Meski PSG mencoba membalas dengan menurunkan trio andalannya, lini belakang Marseille tampil disiplin dan penuh determinasi.

Kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga pembuktian bahwa Marseille mampu bersaing di level tertinggi.

Kutukan 13 tahun akhirnya runtuh.

Sejak terakhir menang atas PSG di kandang sendiri pada tahun 2011, Marseille selalu kesulitan setiap kali menjamu klub ibu kota.

PSG dengan segala kekuatan finansial dan bintang-bintang top Eropa kerap menjadi batu sandungan. Namun malam itu berbeda.

Yang membuat momen ini semakin berkesan adalah waktunya yang bersamaan dengan gelaran gala Ballon d'Or 2025.

Saat dunia memusatkan perhatian ke acara penghargaan pemain terbaik dunia, Velodrome justru menjadi panggung emosional yang tak kalah bersejarah.

Baca Juga: Lamine Yamal Cetak Sejarah, Raih Kopa Trophy (Pemain Muda Terbaik) Dua Kali Beruntun

Para pemain Marseille merayakan kemenangan seperti baru menjuarai liga.

Pelatih, staf, dan suporter tampak larut dalam kebahagiaan.

Beberapa pemain bahkan terlihat meneteskan air mata karena sadar akan pentingnya kemenangan ini, baik secara teknis maupun psikologis.

Kemenangan Marseille atas PSG di Ligue 1 2025 ini juga memengaruhi klasemen sementara.

Marseille kini masuk persaingan papan atas, sementara PSG harus mulai waspada agar tak kehilangan posisi dominannya di liga.

Marseille vs PSG kali ini akan dikenang bukan hanya sebagai laga biasa, tapi sebagai titik balik sejarah Le Classique.

Momen emosional ini akan terus hidup dalam memori suporter Marseille, yang telah menunggu lebih dari satu dekade untuk menyaksikan timnya kembali berjaya di hadapan rival abadi.

Baca Juga: Vinicius Junior Ancam Tinggalkan Real Madrid Jika Gajinya Tak Setara Mbappé

Editor : Kimda Farida
#Ligue 1 2025 #Marseille kalahkan PSG #Hasil Marseille vs PSG #Kemenangan historis Marseille #marseille vs psg #Kutukan 13 tahun Marseille #Ballon d Or 2025 #PSG kalah di Velodrome