Gol ini terjadi saat Real Madrid mengalahkan tuan rumah Levante UD 4-1 pada Senin (24/8), seakan memulai komparasinya dengan Yamal di La Liga.
Gol Mastantuono pada menit ke-38 dicetak saat ia berusia 18 tahun 40 hari. Pencapaian ini menjadikannya pencetak gol termuda kedua Real Madrid di abad ke-21, setelah striker Brasil, Endrick, yang mencatatkan rekor tahun lalu.
Usia ini tidak jauh berbeda dengan usia Lamine Yamal ketika ia mencetak gol debutnya bersama Barcelona pada 17 Agustus lalu, yaitu 18 tahun 35 hari. Gol Yamal tercipta ke gawang RCD Mallorca.
Meski kerap dibandingkan, Mastantuono berusaha untuk tidak terlalu ambil pusing. “Aku mencoba untuk tidak membandingkan diriku dengan siapapun. Aku hanya ingin bermain untuk timku (Real), itu melebihi kesuksesanku secara individu,” tutur Mastantuono, seperti dilansir dari TyC Sports.
Namun, ia tak bisa menyembunyikan kekagumannya pada rivalnya tersebut. “Aku mengucapkan selamat kepadanya (Yamal) setelah jadi runner up Ballon d’Or tahun ini. Dia pemain bagus,” puji Mastantuono kepada Real Madrid TV.
Dengan gol debut ini, persaingan antara dua talenta muda paling menjanjikan di Spanyol akan semakin menarik untuk disaksikan.
Editor : Redaksi Lombok Post