LombokPost – Novak Djokovic kembali jadi sorotan di ajang Shanghai Masters 2025.
Petenis asal Serbia Novak Djokovic berpeluang besar memperpanjang rekor di ATP Masters 1000, dan menulis ulang buku sejarah tenis dunia.
Novak Djokovic, yang dikenal sebagai raja ATP Masters 1000, kini sudah mengantongi 40 gelar Masters 1000, serta memegang rekor 60 final dan 79 semifinal, menurut Infosys ATP Win/Loss Index.
Di Shanghai Masters 2025, Novak Djokovic kembali menatap peluang emas untuk menambah daftar prestasinya.
Novak Djokovic sudah empat kali juara di turnamen ini—rekor terbanyak dalam sejarah Rolex Shanghai Masters.
Jika mampu meraih tiga kemenangan lagi hingga final, ia akan mengangkat trofi kelima dan memperpanjang rekor pribadi sebagai Novak Djokovic juara terbanyak di Shanghai.
Gelar ini juga bisa menjadi gelar Masters 1000 pertama Novak Djokovic sejak Rolex Paris Masters 2023.
Namun, Shanghai Masters 2025 bukan satu-satunya tempat di mana Novak Djokovic mencatatkan rekor fenomenal.
Ia juga pemegang gelar terbanyak di empat dari sembilan turnamen Masters 1000 yang masih aktif di kalender ATP Tour.
Djokovic memuncaki daftar juara di Indian Wells (5, bersama Roger Federer) dan Miami (6, bersama Andre Agassi), serta berdiri sendiri di puncak Shanghai dan Paris.
Tak hanya itu, semua pemain yang pernah mengoleksi mahkota terbanyak di ajang Masters 1000 juga pernah menjadi petenis nomor satu dunia versi PIF ATP Rankings.
Djokovic, sebagai anggota Klub ATP No. 1, menunjukkan dominasi yang belum tergoyahkan di ajang bergengsi ini.
Rekan-rekannya di era emas tenis pun memiliki rekor luar biasa. Rafael Nadal mendominasi lapangan tanah liat dengan koleksi gelar di Monte-Carlo (11), Madrid (5), dan Roma (10).
Ivan Lendl pernah menjuarai Kanada sebanyak enam kali, sementara Roger Federer tujuh kali juara di Cincinnati.
Namun, tak ada yang bisa menandingi rekor Djokovic di ATP Masters 1000. Total 40 trofi yang dimilikinya hampir dua kali lipat lebih banyak dari pemain manapun, kecuali dua legenda besar: Rafael Nadal (36) dan Roger Federer (28).
Kini, di usia 38 tahun, Novak Djokovic menorehkan sejarah baru sebagai perempat finalis tertua dalam sejarah Masters 1000.
Ia akan berusaha memperpanjang rekor tersebut saat menghadapi Zizou Bergs pada Kamis ini untuk memperebutkan tiket semifinal.
Djokovic berpeluang menutup tahun dengan cara spektakuler—memperpanjang rekor di Shanghai Masters 2025, sekaligus mempertegas statusnya sebagai pemain paling dominan dalam sejarah ATP Masters 1000.
Editor : Rury Anjas Andita