Minimnya kehadiran penonton pada laga Italia vs Israel ini diyakini akibat kekhawatiran atas situasi keamanan, menyusul eskalasi ketegangan politik global terkait konflik Israel-Palestina. Selain itu, jumlah Tak hanya di dalam stadion, di luar arena pertandingan suasana juga memanas. Selain itu, masyarakat Italia juga melakukan aksi boikot spontan oleh sebagian warga Italia yang menyatakan solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Menurut laporan AP News dan Reuters, jumlah demonstran pro-Palestina yang turun ke jalan di pusat kota Udine bahkan melebihi jumlah penonton yang hadir di stadion. Lebih dari 10.000 pengunjuk rasa ikut serta dalam aksi solidaritas, yang awalnya berlangsung damai namun kemudian berubah ricuh ketika sekelompok orang mencoba mendekati stadion.
Hanya sekitar 150 pendukung Israel yang hadir di stadion. Beberapa laporan menyebutkan bahwa suasana di dalam stadion sepi, dengan sedikitnya dukungan dari suporter Italia. Beberapa penggemar Italia yang hadir bahkan terdengar membunyikan peluit dan bersiul saat lagu kebangsaan Israel diputar. Ini mencerminkan sikap publik yang lebih memilih turun ke jalan daripada menonton laga yang dianggap bermuatan politik.
Aparat kepolisian bersenjata lengkap telah bersiaga sejak pagi. Penembak jitu disiagakan di atap stadion, sementara drone dan helikopter terus memantau dari udara. Bus tim Israel juga dikawal ketat oleh puluhan personel, lengkap dengan iring-iringan kendaraan lapis baja.
Baca Juga: Pogba Pimpin Petisi Boikot Israel dari Sepak Bola, 51 Atlet Dunia Desak UEFA Bertindak
Di tengah ancaman keamanan dan tekanan situasi politik, laga Italia vs Israel tetap digelar. Meski minim penonton, pertandingan berjalan lancar dan berakhir dengan kemenangan Italia 3-0. Dua gol dicetak oleh Mateo Retegui dan satu lagi oleh Gianluca Mancini, yang memastikan Italia setidaknya mengunci tempat di babak playoff.
Seruan juga ditujukan kepada FIFA dan FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) agar Israel dikeluarkan dari kompetisi internasional, dengan mengacu pada preseden Rusia yang dikeluarkan akibat konflik di Ukraina.
Sepinya penonton dalam laga Italia vs Israel bukan sekadar soal antusiasme olahraga, melainkan mencerminkan sikap politis publik Italia. Banyak yang memilih solidaritas terhadap Palestina ketimbang menghadiri pertandingan yang dinilai tidak netral secara moral. Fenomena ini menunjukkan bagaimana dunia sepak bola kini semakin terhubung erat dengan dinamika geopolitik global.
Baca Juga: Timnas Spanyol Tolak Israel Ikut Piala Dunia 2026, Soroti Standar Ganda FIFA dan UEFA