LombokPost — Drama perebutan gelar WorldSBK 2025 masih berlanjut hingga hari terakhir musim ini.
Nicolo Bulega (Aruba.it Racing – Ducati) tampil dominan di Race 1 Jerez dengan kemenangan meyakinkan atas Toprak Razgatlioglu (ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team), Sabtu (18/10).
Kemenangan ini membuat gelar juara WorldSBK 2025 belum bisa dikunci oleh sang pemuncak klasemen, Toprak Razgatlioglu.
Nicolo Bulega melesat sejak awal di Circuito de Jerez – Angel Nieto, Andalusia, mengubah posisi start terdepan menjadi kemenangan gemilang di Pirelli Spanish Round. Ia finis hampir empat detik di depan Razgatlioglu, yang harus puas di posisi kedua dan menunda pesta juaranya.
Dengan hasil ini, perebutan gelar juara WorldSBK 2025 baru akan ditentukan pada balapan terakhir hari Minggu. Razgatlioglu kini hanya butuh tambahan tiga poin untuk memastikan gelar juara dunia.
Dominasi Bulega di Lap Pembuka
Balapan dimulai dengan Razgatlioglu sempat memimpin di Tikungan 1. Namun, Bulega langsung menyerang balik di sektor pembuka dan merebut posisi terdepan. Setelah itu, pembalap Ducati tersebut tak terkejar.
Bulegas mencatatkan waktu stabil di kisaran 1 menit 38 detik, jauh lebih cepat dari catatan Razgatlioglu yang berada di 1 menit 39 detik. Dengan keunggulan konsisten, Bulega melaju tanpa tekanan hingga finis, memastikan perebutan gelar juara WorldSBK 2025 tetap terbuka.
Kemenangan ini menjadi yang ke-18 sepanjang kariernya di WorldSBK. Sementara itu, Razgatlioglu menorehkan podium ke-25 berturut-turut, menyamai rekor legendaris Colin Edwards.
Pertarungan Ketat di Papan Tengah
Persaingan seru terjadi untuk posisi podium terakhir. Andrea Iannone (Pata GoEleven) sempat memimpin rombongan tengah, tetapi harus menghadapi tekanan beruntun dari Alex Lowes (bimota Kawasaki), Xavi Vierge (Honda HRC), dan Alvaro Bautista (Aruba.it Ducati).
Baca Juga: WorldSBK Jerez 2025: Pertaruhan Gelar Toprak Razgatlioglu dan Perpisahan Emosional Jonathan Rea
Bautista akhirnya sukses merebut posisi ketiga setelah menyalip Iannone di Tikungan 6 pada Lap 15. Ia memperpanjang rekor finis podium ketiganya secara beruntun menjadi enam kali berturut-turut.
Sementara itu, Iannone harus puas di posisi keempat setelah disalip Vierge menjelang akhir balapan.
Locatelli di Luar Enam Besar
Andrea Locatelli (Pata Maxus Yamaha) finis di posisi ketujuh setelah sempat bersaing di awal. Ia unggul dari Remy Gardner (GYTR GRT Yamaha), Tarran Mackenzie (MGM BONOVO Action), dan Michael van der Mark (ROKiT BMW Motorrad) yang melengkapi posisi sepuluh besar.
Van der Mark sendiri harus bekerja keras menahan serangan Axel Bassani (bimota Kawasaki) untuk mempertahankan posisi ke-10.
Kecelakaan Rea dan Delbianco
Insiden terjadi di awal balapan ketika Jonathan Rea (Pata Maxus Yamaha) terjatuh di Tikungan 4 saat berada di sepuluh besar. Beruntung, ia tidak mengalami cedera serius. Nasib serupa dialami Alessandro Delbianco (GYTR GRT Yamaha) yang terjatuh di Tikungan 5 dan gagal melanjutkan balapan.