Gianni Infantino mengumumkan peluncuran turnamen FIFA ASEAN Cup saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia bertepatan dengan pertemuan tingkat tinggi negara-negara ASEAN.
Dalam kesempatan tersebut, Infantino bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia, Presiden AFF, dan Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Ia menyampaikan bahwa turnamen ini akan menjadi ajang resmi di bawah naungan FIFA untuk kawasan Asia Tenggara.
Pesertanya seluruh negara Asia Tenggara, yaitu akan diikuti oleh 11 negara, termasuk Indonesia.
Meski telah diumumkan secara resmi, hingga kini belum ada kejelasan apakah FIFA ASEAN Cup akan menggantikan Piala AFF.
Atau bisa jadi turnamen kompetitor baru. Belum ada kepastian dari FIFA terkait kompetisi baru tersebut.
FIFA maupun AFF belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait format kompetisi maupun waktu pelaksanaan.
Yang jelas, FIFA akan terlibat langsung dalam penyelenggaraannya.
Turnamen ini juga dipastikan masuk dalam agenda resmi FIFA.
Ada kemungkinan format FIFA ASEAN Cup mirip dengan Arab Cup.
FIFA Arab Cup merupakan turnamen yang telah dijalankan FIFA sejak tahun 2021 lalu, dengan diikuti 23 negara.
Waktu penyelenggaraannya setiap empat tahun sekali, dengan sembilan negara berperingkat tertinggi lolos langsung ke fase grup.
Sementara enam negara lainnya melalui babak kualifikasi.
Arab Cup memiliki kekurangan karena tidak digelar pada jadwal FIFA Matchday.
Ini membuat beberapa negara besar seperti Mesir, Maroko, dan Aljazair tidak bisa menurunkan pemain terbaik mereka yang bermain di klub-klub Eropa.
Menarik dinanti format FIFA ASEAN Cup. Akan mengikuti pola Arab Cup?
Editor : Siti Aeny Maryam