LombokPost - Manajer Arsenal Mikel Arteta, harus menghadapi kenyataan pahit jelang laga krusial Derby London Utara melawan Tottenham pada 23 November 2025.
Arteta dipastikan tidak bisa mengandalkan Gabriel Jesus, yang akan menjadi pemain terakhir dari deretan penyerang yang kembali dari cedera Arsenal.
Kabar ini datang di tengah masa sulit Arsenal. Rekor delapan kemenangan beruntun Arsenal tanpa kebobolan di semua kompetisi, tiba-tiba terhenti setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan tim promosi Sunderland akhir pekan lalu.
Gol penyeimbang Brian Brobbery di menit akhir memastikan Arsenal kehilangan poin, membuat Man City kini memperkecil selisih menjadi empat poin.
Laga melawan Sunderland menunjukkan Arsenal kehabisan tenaga dalam hal kreativitas. Hasil minor ini tak lepas dari badai Cedera Arsenal di sepertiga akhir lapangan. Sejumlah nama kunci, termasuk Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli, Kai Havertz, Martin Odegaard, Noni Madueke, dan Viktor Gyokeres, terpaksa absen.
Namun, ada angin segar. Jurnalis Standard Sport, Simon Collings, melaporkan bahwa mayoritas dari pemain yang cedera, seperti Kai Havertz yang sudah mengesankan tim rehabilitasi, Martinelli, Odegaard, dan Gyokeres, semuanya berlomba untuk pulih agar siap menghadapi Tottenham tepat setelah jeda internasional.
Sayangnya, pemulihan Gabriel Jesus membutuhkan waktu lebih lama. Collings melaporkan bahwa Jesus akan menjadi yang terakhir kembali dari cederanya, meskipun ia telah kembali berlatih penuh minggu lalu. Hal ini memastikan bintang yang digaji £265.000 per minggu itu akan absen di Derby London Utara.
Gabriel Jesus mengalami Cedera ACL saat kalah dari Manchester United di Piala FA pada bulan Januari dan belum bermain sejak saat itu. Gabriel Jesus menyebut cedera ini sebagai yang terburuk dalam kariernya.
Mikel Arteta sebelumnya sudah mengungkapkan kegembiraannya atas kepulangan Gabriel Jesus dalam waktu dekat, menyebutnya sebagai pemain yang sangat tidak terduga, penuh energi, dan sangat kompetitif yang akan menambahkan sesuatu yang ekstra ke tim.
Pemain internasional Brasil berusia 28 tahun itu telah absen total dalam 54 pertandingan untuk Arsenal. Kini, harapan besar diletakkan padanya untuk bisa berkontribusi pada potensi gelar Premier League pertama mereka dalam 22 tahun setelah ia pulih sepenuhnya.
Editor : Pujo Nugroho