LombokPost - Derby della Madonnina yang mempertemukan AC Milan dan Inter Milan akhir pekan ini diprediksi akan berlangsung dengan tensi tinggi.
Bukan cuma soal taktik, atau pun perebutan posisi teratas, di mana kini AC Milan rangking 3 dan Inter Milan rangking 1.
Lebih dari itu, pertandingan kali ini juga soal raksasa-raksasa yang bakal bertabrakan di San Siro, ya raksasa dalam arti sebenarnya.
Raksasa Inter Milan di antaranya Bisseck setinggi 196 cm, Thuram 192 cm, dan Bastoni 190 cm.
Perlu diingat, Inter Milan musim ini sudah mencetak 5 gol sundulan, dan itu adalah raihan terbanyak di Serie A.
Thuram yang dulu sering dikritik soal heading, sekarang 4 dari 5 golnya lahir dari kepala.
Sebaliknya, para raksasa dari sisi AC Milan adalah Strahinja Pavlovic setinggi 194 cm, Davide Bartesaghi 193 cm, dan Adrien Rabiot 191 cm.
AC Milan tercatat menjadi tim yang paling banyak diserang lewat crossing hingga 247 kali.
Tapi hebatnya, AC Milan cuma kebobolan 2 gol sundulan saja, menandakan Strahinja Pavlovic dan rekan-rekannya mampu membuat menara pertahanan.
Baca Juga: Jelang Derby Della Madonnina, AC Milan Dapat Tambahan Amunisi Berharga
Bagaimana dengan Adrien Rabiot? Pemain baru AC Milan ini sudah mengoleksi 15 gol sundulan dalam karirnya, menjadi spesialis bola mati.
Sedangkan Davide Bartesaghi kemungkinan turun lawan Dumfries, seolah langsung menyajikan adu fisik dua pemain raksasa AC Milan dan Inter Milan.
Agaknya dalam Derby kali ini, AC Milan dan Inter Milan tak hanya menyajikan adu skilldan taktik tapi juga adu badan, adu tinggi, adu kepala sebagaimana analisa salah satu media kenamaan Eropa.
Siapa yang akan memenangkan Derby, layak dinanti bagaimana duel sengit para raksasa AC Milan dan Inter Milan tersaji. (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic