Lombok Post- Pelatih tim nasional Portugal, Roberto Martínez, kembali menegaskan bahwa Portugal lebih kuat dengan Ronaldo di lapangan, meskipun Selecao baru saja meraih kemenangan besar 9-1 atas Armenia tanpa sang kapten.
Pernyataan ini muncul untuk meredam anggapan bahwa Portugal tampil lebih efektif ketika Ronaldo absen, terutama setelah dua kemenangan sembilan gol terakhir terjadi tanpa kehadiran megabintang tersebut.
Martínez menegaskan bahwa struktur permainan yang ia bangun tidak pernah mengesampingkan peran Cristiano Ronaldo.
Baginya, Portugal lebih kuat dengan Ronaldo, bukan hanya karena kontribusi gol, tetapi juga karena kepemimpinan dan kehadiran simbolis sang ikon di dalam skuad.
Hal ini menjadi penegasan penting menjelang persiapan panjang menuju Piala Dunia 2026.
“Kami lebih baik dengan Ronaldo, Nuno Mendes, dan Pedro Neto,” ujar Martínez kepada Goal, menegaskan bahwa tim selalu dibangun dari pemain-pemain terbaiknya. Ia menambahkan bahwa sepak bola modern menuntut kemampuan adaptasi saat para pemain kunci absen—namun hal itu tidak mengubah fakta bahwa para pemain inti tetap menjadi pusat kekuatan tim. Menurut Martínez, Portugal lebih kuat dengan Ronaldo karena pengalaman dan ketajamannya tidak tergantikan.
Baca Juga: Zlatan: “Kalau Saya Pelatih Portugal, Saya Coret Ronaldo dari Skuad Piala Dunia 2026!”
Kepada Sportskeeda, Martínez kembali menegaskan pendekatannya: “Hal penting adalah memiliki pemain-pemain penting, tetapi juga memiliki keyakinan bahwa kami tetap bisa menang ketika beberapa pemain tidak berada di starting eleven.”
Pernyataan ini sekaligus menjawab spekulasi publik bahwa Portugal kini bisa tampil lebih fleksibel tanpa Ronaldo, terutama setelah hasil 9-1 atas Armenia yang berlangsung tanpa sang kapten karena skorsing.
Meski demikian, Martínez justru memuji kepemimpinan skuad saat Ronaldo absen, sebagaimana dilaporkan BeIN Sports.
Namun ia tetap menekankan bahwa kehadiran Ronaldo memberikan nilai strategis yang tidak dimiliki pemain lain.
Bagi Martínez, Portugal lebih kuat dengan Ronaldo karena kapten mereka memainkan peran besar, baik dalam ruang ganti maupun di atas lapangan, ketika tekanan pertandingan semakin besar.
Pernyataan ini sekaligus meneguhkan posisi Ronaldo dalam proyek besar Portugal menuju Piala Dunia 2026.
Meski usianya tidak lagi muda, Martínez menilai sang legenda masih menjadi figur vital yang membantu menjaga keseimbangan, mentalitas, dan orientasi menyerang tim.
Portugal boleh tampil gemilang tanpa Ronaldo, namun menurut pelatih, kualitas terbaik tim tetap muncul ketika sang kapten memimpin dari depan.
Baca Juga: Lagi, Ronaldo & Messi Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Abadi
Martínez pun berharap publik tidak terjebak pada narasi bahwa Portugal lebih baik tanpa Ronaldo.
Sebaliknya, ia menegaskan bahwa dua kemenangan besar tersebut justru membuktikan kedalaman skuad dan kesiapan tim menghadapi situasi darurat.
Pada akhirnya, Portugal lebih kuat dengan Ronaldo, dan kehadirannya tetap menjadi fondasi taktik dan mental skuad menuju turnamen besar berikutnya.
Di tengah sorotan media mengenai dinamika permainan Portugal, Roberto Martínez kembali mengingatkan bahwa tujuan akhir bukan sekadar mencetak banyak gol, tetapi membangun tim kuat yang tetap kompetitif bersama para pemain kunci.
Dan baginya, Cristiano Ronaldo tetap berada di pusat visi besar tersebut.
Dengan demikian, narasi bahwa Portugal lebih kuat dengan Ronaldo menjadi benang merah yang kembali ia tegaskan di setiap kesempatan menjelang Piala Dunia 2026.
Editor : Kimda Farida