Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Evra Bandingkan Premier League & Serie A : “PL Lebih Fisik, Serie A Lebih Taktikal”

Ivan Mardiansyah • Rabu, 19 November 2025 | 14:26 WIB

Patrice Evra di podcast Sport77 sebut Premier League lebih keras, Serie A lebih “berotak”: perbandingan tajam eks United itu mencuri perhatian.
Patrice Evra di podcast Sport77 sebut Premier League lebih keras, Serie A lebih “berotak”: perbandingan tajam eks United itu mencuri perhatian.

Lombok Post- Legenda Manchester United, Patrice Evra, kembali membuat pernyataan menarik soal perbandingan antara Premier League dan Serie A.

Baru-baru ini ia diwawancarai dalam podcast Sport77 bersama pundit Indonesia, Mamat Alkatiri.

Menurut Evra, Premier League lebih keras dan fisik, sementara Serie A lebih taktis dan “berotak”, menunjukkan betapa besar perbedaan gaya bermain di dua liga top Eropa itu.

Dalam podcast Sport77, Evra mengenang pengalamannya bermain di Inggris dan Italia. Saat membandingkan Premier League dan Serie A, ia menekankan bahwa di Inggris, intensitas pertandingan sangat tinggi, setiap duel keras dan tempo pertandingan cepat.

Evra menyebut Premier League lebih fisik karena para pemain selalu bertarung, menekan tanpa henti, dan tak memberi ruang untuk lengah.

Sementara itu, ketika berbicara soal Serie A, Evra menyoroti bahwa liga Italia menuntut pemain berpikir lebih dalam.

Menurutnya, Serie A lebih taktis, dengan strategi yang rumit, pengaturan posisi yang sangat penting, dan permainan yang kadang lebih pelan tetapi sangat cermat.

"Di Italia, kesalahan kecil bisa sangat berbahaya karena rival akan menghukum secara taktis ini membuat anda harus selalu berotak dalam bermain," ungkapnya.

Baca Juga: Fabregas Dipastikan Bertahan di Como, Presiden Klub Tegaskan Sang Arsitek Tak Tergoyahkan

Evra juga menyebut bahwa pengalaman di Serie A memperkaya kariernya. Ketika ia bermain untuk Juventus, ia merasakan bagaimana pelatih dan lawan di Italia menekankan aspek strategi, bukan hanya kecepatan atau agresivitas.

Menurut Evra, Serie A bukan sekadar soal keindahan menyerang, tetapi tentang kedalaman perencanaan taktik dan kontrol pertandingan  sesuatu yang tidak selalu dominan di Premier League.

Namun, Evra tidak menilai bahwa salah satu liga lebih baik secara mutlak. Ia tetap menghormati Premier League, dengan semua energi, kecepatan, dan daya tandingnya.

Tetapi, lewat perbandingan itu, Evra ingin menegaskan pandangannya bahwa kedua liga itu unik dan memiliki karakter yang berbeda Premier League lebih keras, Serie A lebih pintar.

"Tidak banyak pemain inggris yang sukses di Seri A karena anda harus benar-benar pintar bukan hanya kuat. Bukan berarti saya mengatakan mereka tidak pintar, tapi anda harus selalu menguras otak anda disana," klaimnya. 

Pernyataan Evra ini memicu diskusi di kalangan pengamat dan pecinta sepak bola. Banyak yang setuju bahwa Premier League memang sangat agresif, sementara Serie A lebih strategis, tetapi ada juga yang berpendapat bahwa perubahan zaman membuat kedua kompetisi semakin mirip.

Bagaimanapun, pendapat Evra, yang pernah merasakan keduanya di level tinggi, tetap punya bobot.

Di akhir sesi podcast, Evra menyimpulkan bahwa pilihannya bukan soal mana liga “lebih unggul”, melainkan soal gaya bermain yang cocok dengan pemain.

Baginya, pengalaman bermain di Premier League dan Serie A sama-sama berharga karena mereka mengajarnya untuk menjadi pemain yang tangguh secara fisik sekaligus cerdas secara taktis.

Baca Juga: Lagi, Ronaldo & Messi Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Abadi

Patrice Evra saat berseragam Juventus.
Patrice Evra saat berseragam Juventus.

Editor : Kimda Farida
#Evra di podcast Sport77 #patrice evra #Evra fisik Premier League #Evra bandingkan Premier League dan Serie A #perbedaan Premier League Serie A #Evra taktik Serie A