Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Musim Berat Mario Aji di Moto2 2025: Cedera Bahu, Mental Drop, tapi Akhiri Tahun dengan Harapan

Rury Anjas Andita • Rabu, 19 November 2025 | 17:46 WIB
Musim Moto2 2025 penuh ujian bagi Mario Aji: cedera bahu, absen panjang, tapi bangkit dan tutup musim dengan optimisme jelang Moto2 2026.
Musim Moto2 2025 penuh ujian bagi Mario Aji: cedera bahu, absen panjang, tapi bangkit dan tutup musim dengan optimisme jelang Moto2 2026.

LombokPost - Moto2 2025 menjadi musim yang penuh ujian untuk pembalap Indonesia, Mario Aji.

Dalam perjalanan panjang di Moto2 2025, rider Idemitsu Honda Team Asia ini harus berjuang melawan performa yang naik turun, cedera bahu yang kambuh berkali-kali, hingga absen panjang yang menguji mental dan fisiknya.

Pada klasemen akhir, Mario Suryo Aji menutup musim di posisi ke-26—hasil yang tidak mencerminkan seluruh drama yang ia lewati sepanjang tahun.

Musim Moto2 2025 sejatinya dimulai dengan cukup positif. Mario finis ke-15 di Buriram, memberi sinyal kebangkitan setelah musim debut yang sulit. Namun, Mario Aji gagal finis di Termas de Rio Hondo sebelum akhirnya mencatat sejarah besar di Circuit of The Americas (COTA).

Catatan finis kesembilan membuat Mario Aji menjadi pembalap Indonesia pertama yang menembus Top 10 Moto2—momen penting dalam perjalanan Moto2 Indonesia.

Namun, performa itu tak bertahan lama. Mario finis ke-23 di Lusail dan kemudian mengalami titik terendahnya di Jerez. Pada seri Eropa tersebut, kecelakaan highside saat kualifikasi membuatnya harus mundur.

Musibah berlanjut ketika cedera bahu Mario Aji kambuh berulang. Dalam kurun kurang dari setahun, ia mengalami dislokasi bahu lima kali.

Belakangan, tim medis mengonfirmasi Mario mengalami bankart lesion, cedera jaringan lunak yang membuat bahu sulit stabil. Tak ada pilihan lain selain operasi.

"Pertama, saya butuh sedikit waktu di rumah untuk memulihkan diri, karena tahun ini berat secara mental setelah cedera. Tahun depanlah waktunya. Saya tidak ingin bicara, saya ingin menunjukkannya dengan kerja keras," katanya.

Operasi mengharuskannya absen tujuh balapan Moto2 2025. Ia baru kembali di Catalunya, tetapi tampil masih jauh dari ritme terbaiknya. Meski begitu, Mario tak menyerah. Upaya kerasnya mulai terlihat menjelang akhir musim Moto2 2025.

Pada putaran pamungkas di Valencia, Mario tampil lebih percaya diri. Ia sempat bertarung demi posisi poin sebelum akhirnya finis ke-17.
Ia mengakui akhir musim memberi sinyal positif:

"Sensasi terbaik yang saya rasakan sejak cedera, terutama akhir pekan ini. Saya tahu kami belum mendapatkan hasil yang memuaskan, tetapi saya telah belajar bagaimana mengelola diri sendiri dan cara saya berkendara," ujarnya.

Mario Aji juga menegaskan pentingnya fondasi ini untuk memulai musim baru.
"Namun, menyelesaikan musim dengan sensasi yang baik itu penting — kami hampir sampai. Sekarang saya harus tetap fokus, bekerja keras di musim dingin ini, dan hasil tahun depan akan menunjukkan seberapa besar usaha yang telah saya berikan," tegasnya.

Putaran pembuka dijadwalkan berlangsung di Grand Prix Thailand pada 27 Februari–1 Maret.

Editor : Rury Anjas Andita
#Moto2 2025 #Pembalap Indonesia #Idemitsu Honda Team Asia #Mario Aji