LombokPost - Atlet kebanggaan Finswimming NTB Fredericco Owen, sukses mengukir prestasi gemilang di kancah internasional. Owen, sapaan akrabnya, tampil memukau pada ajang bergengsi CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor dan Asian Junior Finswimming Competition-South East Zone 2025. Total, Fredericco Owen berhasil mengoleksi tiga medali untuk Indonesia, dua Medali Perak dan satu Medali Perunggu.
Prestasi terbaru Fredericco Owen hadir pada hari penutup kejuaraan yang berlangsung di kolam renang berstandar internasional, Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno (GBK), Rabu (19/11). Fredericco Owen menambah pundi-pundi medali perak di nomor 200 Meter Bifins putra. Owen mencatatkan waktu impresif 1 menit 42.00 detik, hanya berselisih tipis 0,58 detik dari peraih emas.
Persaingan di nomor 200 Meter Bifins memang sangat ketat. Fredericco Owen harus mengakui keunggulan Muhammad Zul Izzaturrahman, atlet Indonesia lainnya, yang menjadi juara dengan torehan waktu 1 menit 41.42 detik.
Sementara itu, Medali Perunggu menjadi milik atlet Thailand, Thanakrit Choosawasd, yang menyelesaikan perlombaan dalam 1 menit 44.21 detik. Keberhasilan Owen di 200 Meter Bifins menunjukkan daya saing tinggi atlet Finswimming NTB ini di tingkat Asia Tenggara.
Pelatih Finswimming NTB Triyono Masyhury Oemar, atau akrab disapa Yono, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian sang atlet.
”Alhamdulillah hasil akhirnya sangat memuaskan. Fredericco Owen berhasil menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu untuk Indonesia di CMAS Southeast Asia Championship ini, terutama di Akuatik GBK yang menjadi panggung utama,” kata Yono.
Sebelum meraih medali perak di 200 Meter Bifins, Fredericco Owen telah lebih dulu mengamankan dua medali lainnya. Medali perak pertama diraih Owen di nomor 100 Meter Bifins dengan waktu 45.78 detik.
Sementara itu, satu medali perunggu berhasil ia dapatkan pada nomor sprint 50 Meter Bifins dengan catatan waktu 20.40 detik. Total, Fredericco Owen turun di lima nomor pertandingan, termasuk 50 Meter Surface dan 200 Meter Surface, membuktikan fisik dan mentalnya yang prima sebagai atlet Finswimming NTB.
Kejuaraan CMAS Southeast Asia Championship Finswimming Indoor ini sendiri menyajikan persaingan yang sangat ketat, baik di kategori senior maupun junior di Akuatik GBK. Di kategori senior, Indonesia menurunkan 24 atlet, bersaing ketat dengan Vietnam (21 atlet).
Sementara di kategori junior, Indonesia menunjukkan dominasinya sebagai kontingen terbesar dengan 95 peserta, jauh mengungguli Vietnam (25 atlet) dan negara ASEAN lainnya. Besarnya jumlah peserta junior ini sekaligus menjadi indikasi bahwa potensi atlet muda Finswimming Indonesia, termasuk Fredericco Owen dari Finswimming NTB, sangat besar dan menjanjikan di masa depan.
Editor : Pujo Nugroho