Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Duel Bersaudara di Piala Dunia Gagal Total! Tijjani Reijnders Kecewa Indonesia Tak Lolos 2026

Ivan Mardiansyah • Kamis, 20 November 2025 | 12:49 WIB

Tijjani Reijnders kecewa rencana duel dengan adiknya, Eliano, gagal karena Indonesia tak lolos Piala Dunia 2026. Harap empat tahun lagi
Tijjani Reijnders kecewa rencana duel dengan adiknya, Eliano, gagal karena Indonesia tak lolos Piala Dunia 2026. Harap empat tahun lagi

Lombok Post- Harapan gelandang Manchester City, Tijjani Reijnders, untuk menciptakan momen langka berupa duel bersaudara di Piala Dunia 2026 resmi pupus.

Ia mengungkapkan kekecewaan mendalam setelah Timnas Indonesia yang dibela sang adik, Eliano Reijnders gagal menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Dalam pernyataannya, Tijjani mengaku sangat menantikan kesempatan untuk bertarung langsung melawan adiknya di panggung terbesar sepak bola dunia.

Namun kenyataan harus diterima, Indonesia tidak lolos Piala Dunia 2026, dan rencana duel dua bersaudara tersebut batal total.

Baca Juga: Timur Kapadze dalam Negosiasi dengan PSSI, Calon Kuat Pelatih Kepala Timnas Indonesia

“Sayangnya, Eliano tidak lolos ke Piala Dunia 2026. Saya merasa kecewa,” ujar Tijjani.

“Tentu saja itu akan menjadi momen yang sangat bagus, tapi kenyataannya tidak bisa. Dia tentu kecewa juga. Tetapi ini bagian dari perjalanan.”

Kekecewaan Tijjani Reijnders tidak hanya karena batalnya momen personal, tetapi juga karena ia memahami betapa besar ambisi Indonesia untuk tampil di Piala Dunia.

Ia menyebut proyek sepak bola Indonesia sedang berada dalam fase membangun fondasi jangka panjang.

Baca Juga: Jay Idzes Bangga: ‘Dunia Mulai Mengenal Indonesia karena Pemain-Pemain Hebatnya!

Karena itu, kegagalan lolos Piala Dunia 2026 bukan akhir, melainkan bagian dari proses menuju level tertinggi.

Menurut Tijjani, Indonesia tidak lolos Piala Dunia bukan berarti Indonesia tidak punya masa depan.

Ia optimistis bahwa perkembangan yang tengah berjalan dapat membuka peluang besar pada edisi berikutnya.

“Sekarang, mari kita berharap dia ada di sana pada empat tahun mendatang. Ini proyek baru. Tentu membutuhkan waktu,” tegasnya.

Baca Juga: De Jong Tegaskan Loyalitas ke Barca: Tak Perlu ke EPL untuk Buktikan Kualitas

Komentar Tijjani ini mendapat sorotan luas karena menjadi bukti kuat bahwa perkembangan pemain diaspora Indonesia terus menarik perhatian publik internasional.

Harapan kini mengarah pada Piala Dunia 2030, saat Eliano Reijnders diharapkan bisa membawa bendera Merah Putih tampil di putaran final.

Di tengah kekecewaan itu, optimisme tetap terjaga. Bagi sepak bola Indonesia, dukungan moral dari pemain sekelas Tijjani menjadi semangat tambahan untuk melanjutkan perjalanan panjang menuju Piala Dunia berikutnya. (*)

Editor : Marthadi
#Indonesia Piala Dunia 2026 #Timnas Indonesia gagal Piala Dunia #Eliano Reijnders Indonesia #Duel bersaudara Piala Dunia #Indonesia tidak lolos Piala Dunia #Tijjani Reijnders kecewa #Piala Dunia 2030 Indonesia #Proyek sepak bola Indonesia #Reijnders bersaudara