Kedatangannya di Jakarta sempat memicu spekulasi bahwa ia akan langsung melakukan negosiasi atau menandatangani kontrak dengan PSSI.
Timur Kapadze belakangan santer disebut sebagai kandidat terkuat pelatih Timnas Indonesia.
Timur Kapadze bahkan dipastikan masuk dalam kandidat terkuat Pelatih Timnas Indonesia menggantikan Patrick Kluivert.
Itu setelah adanya kepastian namanya telah diusulkan sebagai salah satu kandidat pelatih ke Direktur Teknik (Dirtek) PSSI.
Hal ini disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) sekaligus Manajer Timnas Indonesia Sumardji.
Sumardji telah mengonfirmasi bahwa nama Timur Kapadze termasuk dalam daftar calon pelatih yang direkomendasikan ke Dirtek
Pelatih asal Uzbekistan itu sebelumnya ramai diperbincangkan setelah resmi mundur dari jabatannya sebagai asisten pelatih Timnas Uzbekistan.
Sumardji tidak menampik kabar tersebut. Ia mengakui bahwa pihaknya telah menyampaikan nama Kapadze kepada Dirtek PSSI.
Menurutnya, Kapadze sebagai salah satu sosok yang dinilai memiliki kualitas dan pengalaman mumpuni di level internasional.
“Timur Kapadze termasuk yang saya sampaikan ke Dirtek,” ujar Sumardji.
Pada Jum'at (21/11) Kapadze tiba di Jakarta. Apakah dia akan langsung tanda tangan kontrak dengan PSSI?
Kapadze diketahui tiba di Jakarta sejak pagi dan langsung menjalani sejumlah kegiatan selama di Ibu Kota.
Dari kegiatannya tersebut diketahui tidak ada penandatanganan kontrak sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Berdasarkan pengakuan Kapadze, kedatangannya tidak berkaitan dengan urusan sepak bola.
Tetapi Kapadze datang ke Tanah Air dalam rangka liburan dan misi budaya.
Pada siangnha, Kapadze terlihat melaksanakan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Kehadirannya sempat menarik perhatian jamaah dan masyarakat yang mengenal namanya lewat pemberitaan sepak bola.
Tidak ada agenda resmi yang menunjukkan bahwa Kapadze akan bertemu PSSI atau melakukan pembahasan terkait jabatan pelatih Timnas Indonesia.
PSSI juga belum memberikan pernyataan mengenai kemungkinan adanya agenda pertemuan dengan Kapadze.
Editor : Marthadi