Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jannik Sinner Ukir Sejarah ATP 2025: Dominasi Servis dan Pengembalian Bikin Statistik Turut Bergetar

Rury Anjas Andita • Rabu, 26 November 2025 | 09:25 WIB
Jannik Sinner ukir sejarah ATP 2025 dengan memimpin statistik kemenangan servis dan pengembalian dalam satu musim, catatan yang belum pernah terjadi.
Jannik Sinner ukir sejarah ATP 2025 dengan memimpin statistik kemenangan servis dan pengembalian dalam satu musim, catatan yang belum pernah terjadi.

LombokPost - Jannik Sinner benar-benar mengukir sejarah ATP 2025. Petenis Italia itu mencatat pencapaian belum pernah terjadi sebelumnya: memimpin Tur ATP dalam kemenangan servis dan kemenangan pengembalian dalam satu musim.

Dominasi ganda ini membuat Jannik Sinner layak disebut sebagai salah satu petenis paling komplet di era modern, meski ia tidak mengakhiri tahun sebagai No.1 ATP.

Pada musim 2025, Jannik Sinner—yang kini berusia 24 tahun—menjadi pemain pertama sejak statistik ATP dicatat pada 1991 yang berhasil memimpin dua kategori paling krusial: persentase kemenangan servis dan persentase kemenangan pengembalian. Pencapaian historis tersebut ikut mengantar dirinya merebut enam gelar, termasuk mempertahankan mahkota Nitto ATP Finals di Turin.

Menurut Infosys ATP Stats, dari 775 gim servis yang ia mainkan sepanjang 64 pertandingan musim lalu, Sinner memenangkan 713 gim atau 92 persen. Angka ini menempatkannya jauh di depan para server terbaik dunia seperti Taylor Fritz, Giovanni Mpetshi Perricard, Novak Djokovic, hingga Reilly Opelka.

“Dalam hal servis, kami mengubah banyak hal setelah AS Terbuka,” ujar Simone Vagnozzi, salah satu pelatih Sinner. “Kami beruntung memiliki Jannik (yang) sangat cepat berkembang tujuan kami di musim depan adalah menjadi lebih agresif daripada sekarang,”sambungnya.

Dominasi servis itu turut menopang keberhasilan Jannik Sinner dalam pengembalian. Ia memenangkan 247 dari 757 gim pengembalian yang ia mainkan, atau 32,63 persen, tertinggi di Tur ATP 2025. Angka itu mengungguli rival utamanya, Carlos Alcaraz, yang mencatat 31,88 persen.

“Pengembalian servis sangatlah penting. Jika Anda tidak mengembalikan bola ke permainan, Anda tidak akan terlalu sering mematahkan servis,” kata Darren Cahill, pelatih Sinner lainnya. “Jannik secara konsisten memberikan tekanan pada servis Carlos,”tambahnya.

Bila dibandingkan musim 2024 — ketika ia finis sebagai ATP Year-End No.1 — peningkatan Jannik Sinner terlihat drastis. Dari hanya 28,30 persen gim pengembalian yang dimenangkan, Jannik Sinner melonjak ke 32,63 persen pada 2025. Lonjakan ini memperlihatkan evolusi gaya bermainnya: lebih agresif, lebih stabil, dan lebih menyulitkan lawan dari dua sisi permainan.

Dengan statistik komplet dan perkembangan servis yang terus meningkat, Sinner kini memiliki profil performa yang membuatnya menjadi ancaman berbahaya menuju musim 2026. Dominasi ganda dalam servis dan pengembalian ini menjadi identitas baru yang memperkuat statusnya sebagai kandidat kuat peraih gelar-gelar besar berikutnya.

Dominasi Jannik Sinner di ATP 2025 tampaknya baru permulaan. Dengan fondasi statistik yang semakin kokoh, petenis Italia itu berpeluang melanjutkan tren positif dan kembali mengguncang persaingan papan atas ATP.

Editor : Rury Anjas Andita
#statistik #Jannik Sinner #ATP 2025 #servis