LombokPost - Rafael Nadal kembali mencuri perhatian publik usai menerima penghargaan ‘Dimoni d’Honor’ dari RCD Mallorca, sebuah apresiasi prestisius yang diberikan kepada tokoh Kepulauan Balearic yang dinilai memberi dampak besar melalui nilai-nilai dan integritas mereka.
Penghargaan Rafael Nadal dari RCD Mallorca ini menambah daftar panjang apresiasi yang diterimanya di luar lapangan tenis.
Pada Sabtu malam, dalam laga RCD Mallorca melawan CA Osasuna, Rafael Nadal tampil sebagai penerima pertama penghargaan ‘Dimoni d’Honor’.
Klub La Liga itu menilai Nadal bukan hanya ikon olahraga dunia, tetapi juga simbol dedikasi dan kehormatan bagi masyarakat Balearic.
“Dia adalah sumber kebanggaan yang besar,” demikian inti pernyataan resmi klub saat menyerahkan penghargaan RCD Mallorca kepada Rafael Nadal.
Nadal Tambah Koleksi Apresiasi di Luar Lapangan
Sebagai pemilik 22 gelar Grand Slam, Nadal memang sudah terbiasa menerima trofi ketika berkarier di ATP Tour. Namun, penghargaan seperti Dimoni d’Honor ini disebut sebagai bentuk pengakuan berbeda—lebih personal, lebih emosional, dan mencerminkan kontribusinya bagi masyarakat.
Penghargaan Rafael Nadal dari RCD Mallorca menjadi bukti bahwa nama besarnya melampaui dunia olahraga, dan nilai-nilai yang ia pegang turut memberi inspirasi bagi warga Kepulauan Balearic.
Pengakuan Baru, Nilai yang Tetap Sama
RCD Mallorca menyebut Rafael Nadal sebagai figur yang bukan hanya mengharumkan nama Spanyol di kancah global, tetapi juga menjaga nilai-nilai kerendahan hati, kerja keras, dan loyalitas terhadap tanah kelahirannya.
Dengan penghargaan ‘Dimoni d’Honor’, Nadal semakin menancapkan statusnya sebagai legenda dalam dan luar lapangan—sebuah figur yang terus menjadi contoh bagi generasi olahraga berikutnya.
Akhir Musim, Penghargaan Baru untuk Nadal
Meski tak lagi bermain penuh waktu, penghargaan Rafael Nadal dari RCD Mallorca ini menegaskan bahwa warisannya tidak akan pernah padam. Nama Nadal terus menggema, baik di dunia tenis maupun di tengah masyarakat Balearic yang bangga memiliki ikon sepertinya.
Editor : Rury Anjas Andita