Kisah ini kembali ramai dibicarakan karena dianggap menunjukkan sisi lain dari proses adaptasi bintang besar ketika berpindah klub. Dalam pengalamannya itu, Lewandowski mengaku benar-benar terdiam karena menu hemat Barcelona sangat berbeda dari standar nutrisi yang ia jalani selama bertahun-tahun di Bayern München.
Ketika waktu makan tiba, Lewandowski yang biasa menikmati pola makan tinggi protein justru mendapati meja buffet tanpa lauk hewani, sesuatu yang sama sekali tak sesuai ekspektasinya sebagai pemain elite Eropa.
Ia lalu bertanya kepada koki tim mengenai alasan menu Barcelona tanpa daging tersebut, dan jawaban yang diterimanya justru membuatnya semakin bingung. Sang koki hanya berkata bahwa klub sedang mencoba menghemat biaya.
Jawaban itu membuat Lewandowski kaget sekaligus heran, karena ia dikenal sangat teliti dalam urusan makanan dan mampu merasakan perbedaan kualitas bahan hanya dari sekali gigitan.
Baca Juga: Skandal Bonus Lewandowski, Diminta Hentikan Gol demi Hemat Bayar Bayern
Momen itu disebut Lewandowski tidak sampai membuatnya marah, tetapi cukup mengejutkan mengingat status Barcelona sebagai klub besar dengan standar profesional yang seharusnya sangat tinggi.
Namun kejadian ini langsung menjadi bahan evaluasi internal. Manajemen tim bergegas memperbaiki menu setelah mengetahui adanya keluhan dan memastikan kembali tersedianya daging serta ikan demi kebutuhan gizi para pemain.
Sejak itu, Barcelona memastikan menu nutrisi tetap lengkap agar performa skuad tetap optimal sepanjang musim.
Hingga kini kisah Lewandowski kaget menu Barcelona tanpa daging tetap menarik diperbincangkan karena menggambarkan sisi kecil namun penting dari kehidupan atlet elite.
Cerita tentang menu hemat Barcelona ini juga menjadi ironi tersendiri bagi klub sebesar Barcelona, sekaligus mengingatkan bahwa detail kecil seperti nutrisi bisa menentukan kenyamanan dan performa seorang pemain. Dengan munculnya kembali kisah ini, publik semakin memahami bagaimana proses adaptasi seorang striker top dunia tidak selalu berjalan mulus, bahkan karena hal sederhana seperti menu makanan.
Baca Juga: Barcelona Resmi Jadi Raja Utang Dunia, Ini Biang Keroknya !
Editor : Siti Aeny Maryam