Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PSSI Akhirnya Realistis: Tak Mampu Bayar Gaji Mahal Pelatih Timnas

Ivan Mardiansyah • Senin, 1 Desember 2025 | 11:03 WIB

 

PSSI akui tak mampu bayar gaji mahal pelatih kelas dunia. Zainudin Amali meminta publik realistis soal anggaran Timnas Indonesia.
PSSI akui tak mampu bayar gaji mahal pelatih kelas dunia. Zainudin Amali meminta publik realistis soal anggaran Timnas Indonesia.

Lombok Post - PSSI akhirnya bicara blak-blakan soal anggaran pelatih Timnas Indonesia. Desakan publik agar federasi merekrut pelatih kelas dunia terus menguat, namun faktanya PSSI tidak mampu memenuhi permintaan gaji selangit dari beberapa kandidat top.

Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali menegaskan bahwa federasi harus tetap realistis.

“Kalau permintaannya terlalu mahal dan federasi nggak mampu, ya jangan dipaksakan,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung memicu reaksi luas dari pendukung Timnas. Banyak yang mempertanyakan apakah hambatan utama proses rekrutmen pelatih Timnas selama ini memang murni soal biaya.

Baca Juga:  PTBI Provinsi NTB 2025: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi Dan Berdaya Tahan

Di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap prestasi Garuda, kenyataan bahwa PSSI tak bisa bayar mahal membuat posisi federasi semakin jadi sorotan.

Saat ini PSSI sedang menyaring beberapa kandidat pelatih dari luar negeri. Namun proses seleksi tidak hanya mempertimbangkan reputasi dan rekam jejak, melainkan juga kemampuan finansial federasi.

Anggaran menjadi tembok besar yang tak bisa ditembus begitu saja, terlebih ketika permintaan pelatih mencakup gaji tinggi, fasilitas lengkap, hingga biaya operasional jangka panjang.

Baca Juga: ET Keluhkan Sulitnya Cari Pelatih Baru Timnas Indonesia Karena Bullying Netizen

Di sisi lain, PSSI juga menekankan bahwa nama besar bukan jaminan kesuksesan. Amali menyebut pengalaman masa lalu telah mengajarkan federasi bahwa memilih pelatih hanya berdasarkan reputasi justru berpotensi salah langkah.

Karena itu, pelatih Timnas yang baru harus memenuhi dua hal: berkualitas dan masuk akal secara anggaran.

Meski begitu, publik tetap menunggu keputusan akhir. Drama pemilihan pelatih Timnas Indonesia masih panas, namun bagi PSSI, idealisme besar tetap harus tunduk pada realita keuangan. Hingga keputusan final diumumkan, satu pesan PSSI sudah jelas: realistis dulu, prestasi menyusul.

Baca Juga: Timur Kapadze Gagal Merapat, PSSI Putar Arah ke Eropa: Belanda Jadi Opsi Lagi?

Editor : Marthadi
#PSSI tak mampu bayar pelatih #anggaran PSSI #Timnas Indonesia #seleksi pelatih Timnas #pelatih timnas indonesia #gaji pelatih mahal #Zainudin Amali #PSSI #PSSI realistis