LombokPost - Konsesi pabrikan MotoGP memasuki fase krusial jelang musim 2026.
Update konsesi pabrikan MotoGP hingga akhir 2025 mencatat satu perubahan signifikan: Honda resmi naik ke Peringkat C.
Sementara itu, Ducati, Aprilia, KTM, dan Yamaha masih menunggu evaluasi lanjutan dalam sistem konsesi pabrikan MotoGP yang mulai diterapkan sejak akhir 2023.
Sistem ini menilai pabrikan berdasarkan persentase poin yang diraih dari total poin maksimal dalam satu musim penuh.
Update konsesi pabrikan MotoGP menjadi rujukan penting dalam menentukan arah pengembangan motor dan strategi tim menghadapi musim baru.
Ducati: Tetap di Puncak Peringkat A
Dalam update konsesi pabrikan MotoGP, Ducati masih kokoh sebagai satu-satunya pabrikan di Peringkat A.
Pabrikan Borgo Panigale menutup musim 2025 dengan 94 persen dari total poin maksimal.
Angka tersebut memang turun dari 98 persen pada pos pemeriksaan musim panas 2025 dan akhir 2024.
Penurunan ini tak lepas dari absennya Marc Marquez dalam empat ronde Grand Prix akibat cedera bahu, meski performa Ducati sepanjang musim tetap impresif.
Aprilia: Rekor Musim Terbaik, Persentase Tertinggi Sepanjang Sejarah
Aprilia tampil sebagai salah satu pabrikan paling berkembang dalam konsesi pabrikan MotoGP.
Meski belum cukup untuk naik ke Peringkat B, pabrikan Noale mencatat musim terbaik sepanjang sejarahnya.
Aprilia memenangi empat Grand Prix—jumlah terbanyak sepanjang kiprah mereka di MotoGP.
Setelah sempat turun ke 37 persen pada paro pertama 2025, Aprilia bangkit dan menutup musim dengan 51 persen poin.
Dua kemenangan beruntun Marco Bezzecchi di akhir musim serta kemenangan perdana Raul Fernandez bersama Trackhouse MotoGP Team di GP Australia menjadi kunci lonjakan tersebut.
KTM: Bangkit Perlahan, Fokus 2026
Dalam pembaruan konsesi pabrikan MotoGP, KTM menutup 2025 dengan 46 persen poin.
Angka ini naik dari 40 persen pada pos pemeriksaan musim panas dan sedikit lebih baik dibanding akhir 2024 yang berada di 44 persen.
Meski bukan pencapaian tertinggi sepanjang sejarah KTM, peningkatan ini menjadi fondasi penting setelah awal musim yang sulit.
Pabrikan Austria kini mengarahkan fokus penuh pada peningkatan signifikan di MotoGP 2026.
Honda: Dari Titik Terendah, Resmi Naik ke Peringkat C
Honda menjadi sorotan utama dalam update konsesi pabrikan MotoGP hingga akhir 2025.
Dari titik terendah 10 persen poin pada akhir 2024—terburuk dalam 20 tahun terakhir—Honda bangkit secara perlahan.
Persentase poin Honda naik ke 23 persen pada musim panas 2025 dan akhirnya mencapai 35 persen di akhir musim.
Hasil finis ketujuh Luca Marini di balapan terakhir menjadi penentu krusial yang memastikan Honda naik ke Peringkat C.
Yamaha: Era Baru Mesin V4, Grafik Terus Menanjak
Yamaha masih berada dalam fase sulit, namun update konsesi pabrikan MotoGP menunjukkan tren positif.
Setelah menyentuh titik terendah 17 persen pada akhir 2024, Yamaha menutup 2025 dengan 30 persen poin.
Keputusan besar meninggalkan mesin Inline-4 dan beralih ke YZR-M1 bermesin V4 pada Tes Valencia menjadi sinyal kuat komitmen Yamaha jelang regulasi teknis baru 2027.
Pertanyaannya kini, sejauh mana mesin V4 akan membawa pabrikan garpu tala di musim mendatang?
Editor : Rury Anjas Andita