Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Lima Finis Terketat MotoGP 2025: Duel Hingga Garis Akhir, Selisih Cuma 0,120 Detik

Rury Anjas Andita • Minggu, 21 Desember 2025 | 05:37 WIB
MotoGP 2025 menghadirkan lima finis terketat musim ini, duel hingga garis finis dengan selisih cuma 0,120 detik.
MotoGP 2025 menghadirkan lima finis terketat musim ini, duel hingga garis finis dengan selisih cuma 0,120 detik.

LombokPost - MotoGP 2025 tercatat sebagai musim terpanjang dalam sejarah, sekaligus salah satu yang paling ketat hingga garis finis.

Persaingan antarpembalap elite dunia menghasilkan sejumlah balapan dengan selisih waktu super tipis, baik di Grand Prix maupun Sprint Race.

Sepanjang musim MotoGP 2025, duel sengit kerap berlangsung hingga detik terakhir sebelum bendera finis dikibarkan. Berikut rangkuman lima finis terketat MotoGP 2025, yang menegaskan betapa kompetitifnya olahraga motor paling seru di dunia ini.

0,568 Detik – Grand Prix San Marino

Pertarungan intens tersaji di GP San Marino. Marco Bezzecchi sempat mengungguli Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) pada lap-lap awal di Misano.

Namun kesalahan Bezzecchi di Tikungan 8 memberi celah bagi rider Marc untuk merebut pimpinan lomba.

Keduanya saling mempertajam lap tercepat hingga akhir balapan. Marc Marquez akhirnya keluar sebagai pemenang dengan selisih 0,568 detik, menjadikannya salah satu Grand Prix tercepat dan paling menegangkan di MotoGP 2025.

0,530 Detik – Sprint Le Mans

Sirkuit Le Mans kembali menghadirkan drama. Dalam Sprint Race, Marc Marquez berhasil menahan tekanan adiknya, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), untuk merebut kemenangan dengan margin 0,530 detik.

Balapan ini kian istimewa karena bendera finis dikibarkan oleh legenda balap sepeda, Mark Cavendish. Di sisi lain, drama menimpa Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) yang terjatuh dua tikungan sebelum finis saat berada di posisi kelima.

Menariknya, pada balapan Grand Prix, Johann Zarco (CASTROL Honda LCR) justru mencatat kemenangan dengan selisih terbesar musim ini, 19,907 detik.

 

0,351 Detik – Sprint Assen

Sprint Assen kembali menunjukkan dominasi Marc Marquez. Rider #93 sukses menangkis serangan akhir Alex Marquez untuk mengamankan kemenangan Sprint kesembilan dari sepuluh putaran awal MotoGP 2025.

Di balapan ini, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) sempat tampil menjanjikan dari pole position, sebelum terjatuh di Tikungan 10 dan gagal menyelesaikan lomba.

0,157 Detik – Sprint Mandalika

Balapan Sprint Mandalika menyuguhkan duel paling panas di Indonesia. Dalam kondisi cuaca terik, Marco Bezzecchi dan Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) terlibat pertarungan sengit hingga lap terakhir.

Setelah start buruk dari pole position, Bezzecchi melakukan comeback impresif. Manuver penentu di Tikungan 10 memastikan kemenangan dengan selisih hanya 0,157 detik, salah satu finis terketat MotoGP 2025.

0,120 Detik – Sprint Portimao

Inilah finis terketat MotoGP 2025. Alex Marquez tampak menguasai Sprint Portimao menjelang akhir balapan. Namun Pedro Acosta terus menekan hingga lap terakhir.

Meski Acosta tampil agresif, Alex Marquez tetap mampu mempertahankan posisi pertama dengan selisih hanya 0,120 detik. Sprint Portimao juga mencatat podium terketat musim ini, karena Bezzecchi di posisi ketiga hanya tertinggal 0,637 detik.

Catatan Tambahan: MotoGP Makin Rapat

Ketatnya persaingan MotoGP 2025 juga terlihat dari statistik lainnya. Di GP Qatar, selisih antara posisi pertama hingga ke-15 hanya 18,758 detik. Bahkan di sesi kualifikasi, barisan terdepan terdekat hanya terpaut 0,044 detik di GP Valencia.

Sementara itu, selisih pole position dan P2 hanya 0,016 detik di Red Bull Ring dan Balaton Park. Di kelas Moto2, GP Aragon mencatat finis terketat dengan selisih hanya 0,003 detik antara Deniz Oncu dan Diogo Moreira.

Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #duel panas #finish #MotoGP 2025