LombokPost - John Herdman hampir pasti menjadi pelatih Timnas Indonesia. Tinggal menunggu pengumuman resmi PSSI
Kabarnya, Komite Eksekutif (Exco) PSSI telah menggelar rapat dan sudah ada kesepakatan menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru.
Bocoran kursi pelatih ini disampaikan anggota Exco PSSI Ahmad Riyadh. Dia membenarkan hasil rapat tersebut.
Menurutnya, seluruh Exco telah sepakat menunjuk pelatih asal Inggris itu untuk menangani Timnas Indonesia.
Ahmad Riyadh mengatakan, penunjukkan John Herdman nanti akan disampaikan langsung Ketum PSSI Erick Thohir.
“Benar, para Exco setuju John Herdman menjadi pelatih Timnas. Secara resmi akan segera diumumkan,” kata Ahmad Riyadh.
Wakil Ketua Umum PSSI Zainuddin Amali menegaskan rapat Exco yang digelar telah memenuhi ketentuan organisasi.
“Rapatnya sudah memenuhi kuorum dan rapat Exco sudah sah,” ujar Amali.
Hanya saja Amali menyebut penunjukan John Herdman belum sepenuhnya final.
Masih ada sejumlah proses yang harus diselesaikan, terutama terkait negosiasi dan kesepakatan kedua belah pihak.
“Belum final, masih ada proses yang harus dinegosiasikan dan disetujui kedua belah pihak,” jelasnya.
Amali menambahkan, apabila seluruh tahapan telah rampung, pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI.
“Kalau sudah, nanti diumumkan oleh Ketua Umum,” tandasnya.
Soal penunjukkan pelatih asal Inggris John Herdman pernah diberitakan media berbasis di Honduras DIEZ.
Media ini menyebut Herdman memilih Indonesia meski mendapat tawaran serius dari Federasi Sepak Bola Jamaika.
Menurut laporan tersebut, Jamaika sebenarnya sangat berambisi menunjuk Herdman untuk memimpin Reggae Boys pada babak play-off antarbenua menuju Piala Dunia 2026.
Namun, Herdman dikabarkan menolak tawaran itu dan memprioritaskan proyek bersama Timnas Indonesia.
Nama John Herdman bukan sosok asing di kancah sepak bola internasional.
Ia dikenal sukses saat menukangi Timnas Selandia Baru serta Kanada.
Pencapaian tertingginya adalah membawa Kanada lolos ke Piala Dunia Qatar 2022, sebuah prestasi bersejarah bagi negara tersebut.
Editor : Prihadi Zoldic