LombokPost – Kabar mengejutkan datang dari dunia tenis. Jack Draper dipastikan absen dari tur Australia 2026 setelah memutuskan tidak berangkat ke Negeri Kanguru akibat cedera lengan yang masih dalam proses pemulihan.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh petenis Inggris itu melalui media sosial pada Jumat (waktu setempat).
Absennya Jack Draper dari Australian Open 2026 menjadi pukulan tersendiri, mengingat turnamen tersebut merupakan Grand Slam pembuka musim dan salah satu target besar para petenis dunia.
Namun, kondisi fisik memaksa Draper mengambil langkah sulit demi karier jangka panjangnya.
Draper: Keputusan Sulit Absen dari Australia
Dalam video yang diunggah di platform X (sebelumnya Twitter), Draper menjelaskan alasan di balik keputusannya mundur dari tur Australia 2026.
“Sayangnya, saya dan tim saya telah memutuskan untuk tidak berangkat ke Australia tahun ini. Ini adalah keputusan yang sangat, sangat sulit, jelas Australia sebagai Grand Slam, ini adalah salah satu turnamen terbesar dalam olahraga kita,” kata Draper.
Ia menegaskan bahwa cedera lengan yang dialaminya bukan masalah baru dan membutuhkan penanganan ekstra hati-hati.
“Namun, saya telah mengalami cedera ini untuk waktu yang lama. Saya berada di tahap akhir proses dan untuk kembali ke lapangan dalam pertandingan tenis lima set secepat ini tampaknya bukan keputusan yang bijak saat ini bagi saya dan tenis saya,” tegasnya.
Cedera Paling Berat dalam Karier Draper
Petenis kidal berusia 24 tahun itu mengakui bahwa cedera kali ini menjadi tantangan terberat sepanjang karier profesionalnya.
“Saya jelas telah mengalami banyak kemunduran sejauh ini. Tetapi sejauh ini, ini adalah yang paling sulit dan paling kompleks yang pernah saya alami,” tambahnya.
Akibat cedera tersebut, Jack Draper hanya sempat memainkan satu pertandingan tingkat tur sejak Wimbledon, yakni kemenangan di babak pertama US Open.
Setelah itu, ia mundur dari turnamen besar terakhir musim dan tidak lagi tampil sepanjang sisa musim 2025.
Musim Terbaik Draper Terhenti Cedera
Absennya Jack Draper dari tur Australia 2026 terasa makin disayangkan mengingat performa impresifnya sepanjang 2025.
Pemain peringkat 10 ATP PIF ini mencatat rekor 30 kemenangan dan 9 kekalahan, serta meraih gelar ATP Masters 1000 pertamanya di Indian Wells.
Cedera lengan yang dialaminya memutus momentum kebangkitan Draper, yang sebelumnya digadang-gadang menjadi salah satu penantang serius di Australian Open 2026.
Optimisme Menuju Comeback
Meski harus menepi dari tur Australia, Draper tetap menatap masa depan dengan optimisme.
“Cedera ini selalu berhasil membuat saya lebih tangguh, membuat saya lebih bersemangat, membuat saya lebih ingin menjadi pemain yang saya inginkan,” kata Draper.
Ia pun menutup pernyataannya dengan harapan besar untuk kembali bertanding.
“Saya berharap dapat kembali bermain pada tahun 2026 dan berkompetisi,” ujarnya.
Editor : Rury Anjas Andita