LombokPost - United Cup 2026 langsung menghadirkan duel sengit di fase grup. Elise Mertens membawa Belgia unggul 1-0 atas China di United Cup setelah menang meyakinkan atas Zhu Lin pada laga Grup B yang digelar di Sydney, Sabtu (waktu setempat).
Petenis andalan Belgia itu tampil dominan sejak awal pertandingan United Cup 2026, mengalahkan Zhu Lin dengan skor 6-2, 6-2 hanya dalam waktu 1 jam 18 menit.
Kemenangan ini sekaligus menegaskan status Mertens sebagai tulang punggung Belgia di ajang United Cup, turnamen beregu campuran pembuka musim tenis dunia.
Elise Mertens, yang memulai musim ke-12 di level WTA Tour, tampil solid dan konsisten.
Ia mencatat kemenangan keempat dari lima pertemuan melawan Zhu Lin sepanjang kariernya.
Dalam laga ini, Mertens sukses mematahkan servis lawan enam kali, termasuk memenangkan lima dari enam gim awal pertandingan.
Meski Zhu Lin datang dengan semangat kebangkitan, Mertens tetap terlalu tangguh.
Petenis China berusia 31 tahun itu sempat mengalami penurunan peringkat drastis akibat cedera siku pada 2025.
Dari posisi No. 493 dunia pada Agustus, Zhu perlahan bangkit dengan menembus babak keempat WTA 1000 Montreal dan mengawali 2026 di peringkat No. 168 PIF WTA.
Namun di United Cup, Mertens menunjukkan kelasnya. Pada set kedua, ia merebut empat gim beruntun sejak kedudukan 1-1, meski hanya mencatatkan akurasi servis pertama di bawah 50 persen.
"Saya sangat senang bisa kembali dan memulai dengan baik," kata Mertens seusai pertandingan. "Pertandingan pertama adalah tentang mendapatkan bola, mendapatkan mentalitas, dan segalanya, jadi saya sangat senang bisa menyelesaikan pertandingan ini," bebernya.
Kemenangan Elise Mertens membuat Belgia unggul 1-0 atas China di Grup B United Cup.
Peluang Belgia untuk mengamankan kemenangan tim akan dilanjutkan oleh Zizou Bergs, petenis peringkat 42 dunia ATP, yang dijadwalkan menghadapi Zhang Zhizhen.
Zhang, seperti Zhu Lin, juga tengah berupaya bangkit setelah cedera. Mantan petenis peringkat 31 dunia itu akan menjadi ujian berat bagi Bergs dalam duel penentuan nasib Belgia di United Cup 2026.
Editor : Rury Anjas AnditaSumber : wtatennis.com