LombokPost - Aryna Sabalenka langsung mengirim sinyal kuat di awal musim. Petenis peringkat 1 dunia itu membuka tahun 2026 dengan kemenangan super cepat 47 menit atas Cristina Bucsa pada babak kedua Brisbane International, Selasa (6/1) waktu setempat.
Dalam laga tunggal pertamanya musim ini di Pat Rafter Arena, Aryna Sabalenka tampil dominan dan menang telak 6-0, 6-1, menyamai kemenangan tercepat sepanjang kariernya. Kemenangan ini sekaligus menegaskan statusnya sebagai juara bertahan Brisbane International dan favorit kuat di awal kalender WTA Tour 2026.
“Servis saya benar-benar bagus,” kata Sabalenka setelah pertandingan. Maksud saya, saya melakukan beberapa servis dan voli, yang seperti, ‘wow,’ jadi ya, saya sangat senang dengan level permainan saya. Saya senang bisa kembali. Saya selalu menikmati bermain di depan kalian semua. Dan ya, itu adalah penampilan yang hebat dari saya,”tegasnya.
Dominasi Sejak Bola Pertama
Aryna Sabalenka langsung menekan sejak game awal. Setelah Bucsa sempat menyelamatkan break point di game kedua, petenis asal Belarus itu mematahkan servis lawannya tiga kali beruntun dan menutup set pertama hanya dalam 22 menit.
Set kedua berjalan nyaris tanpa perlawanan. Aryna Sabalenka melepaskan 18 winner dengan hanya sembilan kesalahan sendiri, mengakhiri pertandingan dengan sebuah ace, sekaligus mengamankan tiket ke putaran ketiga Brisbane International.
Tradisi Menang Telak di Laga Pembuka
Kemenangan atas Bucsa menegaskan tren kuat Aryna Sabalenka di laga pembuka musim. Ini adalah kemenangan keempat berturut-turut Sabalenka di pertandingan pertama musimnya, serta rekor 8-1 dalam debut musim WTA Tour selama sembilan tahun terakhir.
Menariknya, ini juga menjadi tahun ketiga beruntun Aryna Sabalenka membuka musim dengan skor 6-0 di salah satu set, menegaskan dominasinya di turnamen awal musim.
Rekor tersebut sejalan dengan konsistensinya di awal tahun. Dalam tiga musim terakhir, Aryna Sabalenka selalu mencapai final turnamen pertamanya, dan berhasil memenangkan dua gelar di antaranya.
Jalur Berat Menuju Gelar Ketiga
Untuk meraih gelar ketiga Brisbane International dalam empat tahun, Aryna Sabalenka berpotensi menghadapi tantangan berat. Di laga berikutnya, ia akan menantang Sorana Cirstea.
Jika terus melaju, Sabalenka berpeluang bertemu Madison Keys di perempat final, Elena Rybakina di semifinal, dan Amanda Anisimova di partai puncak.
Duel melawan Keys berpotensi menjadi laga balas dendam, setelah Aryna Sabalenka terakhir kali kalah dari petenis Amerika itu di Australia dan harus menyaksikan Keys mengangkat trofi Australian Open.
Modal Kuat dari Musim 2025
Sabalenka memulai 2026 sebagai peringkat 1 dunia untuk tahun kedua berturut-turut, usai menjalani musim 2025 yang nyaris sempurna. Ia menutup musim dengan empat gelar, termasuk US Open, serta dua gelar WTA 1000 Miami dan Madrid, dan tampil di sembilan final.
Petenis berusia 27 tahun itu juga menjadi runner-up di Australian Open, French Open, dan WTA Finals, serta mencapai semifinal Wimbledon. Dengan keunggulan lebih dari 2.300 poin atas Iga Swiatek, Sabalenka membuka musim 2026 sebagai penguasa WTA Tour.
Editor : Rury Anjas Andita