Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Preview Serie A: Napoli Menggila di Kandang, Verona Datang dengan Rekor Kelam

Marthadi • Kamis, 8 Januari 2026 | 00:12 WIB

Rasmus Hojlund rayakan gol bersama Di Lorenzo saat mengantarkan Napoli ke final Supercoppa Italiana kalahkan AC Milan.
Rasmus Hojlund rayakan gol bersama Di Lorenzo saat mengantarkan Napoli ke final Supercoppa Italiana kalahkan AC Milan.
LombokPost - Napoli sedang panas-panasnya. Empat kemenangan beruntun dengan skor identik 2-0 menjadi sinyal bahaya bagi Hellas Verona, yang harus bertandang ke Stadion Diego Armando Maradona dengan beban rekor buruk dan kondisi tim yang goyah.

Menurut laporan sportsmole.co.uk, kebangkitan Napoli dimulai setelah dua kekalahan beruntun di Serie A dan Liga Champions. Alih-alih terpuruk, pasukan Antonio Conte justru tampil solid dan konsisten, termasuk saat menutup 2025 dengan kemenangan atas Cremonese lewat dua gol Rasmus Hojlund, tak lama setelah mengangkat trofi Supercoppa Italiana.

Memasuki awal 2026, Napoli kembali menunjukkan mental juara dalam laga panas melawan Lazio. Meski harus bermain dengan sepuluh orang setelah Pasquale Mazzocchi dikartu merah, Napoli tetap pulang dengan tiga poin. Gol Amir Rrahmani dan Leonardo Spinazzola memastikan kemenangan di tengah laga yang diwarnai emosi dan kartu merah.

Baca Juga: 29 Tahun Menikah Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Sepakat Cerai: Ini Jalan Terbaik

Kini, Napoli berada tepat di belakang dua klub Milan dalam persaingan gelar Serie A. Kembalinya mereka ke Campania menjadi kabar buruk bagi Verona. Sepanjang 2025, Napoli tercatat sebagai satu-satunya tim dengan rekor kandang tak terkalahkan di lima liga top Eropa. Total, mereka sudah 22 laga kandang tanpa kekalahan di Stadion Maradona.

Catatan pertemuan pun sangat memihak tuan rumah. Napoli memenangi lima dari tujuh duel terakhir melawan Verona di Serie A, dengan rata-rata dua gol per pertandingan. Verona bahkan terakhir kali menang di Naples pada Januari 1983.

Sebaliknya, Hellas Verona datang dengan kondisi memprihatinkan. Dari sembilan laga tandang musim ini, mereka hanya sekali menang. Dua kekalahan telak 0-3 secara beruntun membuat pasukan Paolo Zanetti terpuruk di dasar klasemen.

Baca Juga: Media Malaysia Sebut Timnasnya Terancam Dibekukan FIFA

Verona kini tertinggal tiga poin dari zona aman, meski masih memiliki satu laga tunda. Mereka menutup 2025 dengan kekalahan di San Siro dari AC Milan, lalu membuka 2026 dengan kekalahan lemah di kandang saat menjamu Torino.

Produktivitas gol juga menjadi masalah serius. Verona hanya memiliki enam pencetak gol berbeda musim ini, terendah di antara tim-tim Serie A yang tampil dua musim terakhir. Meski Giovane cukup aktif dalam serangan, minimnya ketajaman membuat Gialloblu sulit bersaing.

Napoli sendiri tak lepas dari masalah cedera dan skorsing. Mazzocchi absen karena kartu merah, sementara David Neres mengalami cedera pergelangan kaki. Nama besar seperti Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, dan Billy Gilmour juga belum bisa diturunkan. Namun, kiper Alex Meret diperkirakan siap kembali, meski Vanja Milinkovic-Savic kemungkinan tetap dipercaya usai mencatat empat clean sheet beruntun.

Di kubu Verona, Gift Orban berpeluang kembali ke starting XI. Namun absennya sejumlah pemain kunci serta rekor tandang yang buruk membuat misi mencuri poin di Naples tampak sangat berat.

Editor : Marthadi
#Stadion Maradona #serie a italia #antonio conte #napoli vs verona #hellas verona