LombokPost – Elena Rybakina kembali menunjukkan statusnya sebagai salah satu petenis paling berbahaya di awal musim 2026. Tetap tak terkalahkan di Brisbane International, Elena Rybakina menyingkirkan unggulan ke-15 Paula Badosa dan memastikan tempat di perempat final Brisbane International 2026.
Juara Brisbane 2024 itu hanya membutuhkan waktu 1 jam 25 menit untuk menundukkan Badosa dengan skor 6-3, 6-2 di Pat Rafter Arena, Kamis (8/1) waktu setempat. Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurna Rybakina di Brisbane sekaligus menegaskan dominasinya di Tur WTA Driven by Mercedes-Benz.
Jika hasil awal musim menjadi tolok ukur, maka Elena Rybakina jelas patut diwaspadai. Petenis Kazakhstan itu menutup musim 2025 dengan gemilang setelah lolos sebagai kualifikasi terakhir ke WTA Finals dan keluar sebagai juara. Momentum tersebut tampak berlanjut di Brisbane.
Bangkit Setelah Awal Sulit
Rybakina sempat memulai pertandingan dengan lambat. Paula Badosa merebut delapan dari sembilan poin awal dan unggul cepat 2-0. Namun, Rybakina segera menemukan ritmenya, menyamakan kedudukan, lalu mengambil alih kendali permainan.
Setelah Badosa bertahan di satu game krusial, Rybakina menyapu empat game beruntun untuk menutup set pertama. Dominasi itu berlanjut di set kedua, ketika ia memenangi tujuh game beruntun dan unggul 3-0 sebelum akhirnya mengamankan kemenangan.
“Selalu sulit melawan Paula,” kata Rybakina setelah pertandingan. “Dia memiliki pukulan yang bagus, dia bermain sangat cepat dan memiliki servis yang sangat baik, jadi itu tidak mudah. Saya memulai sedikit lambat dan juga kesulitan dengan servis saya. Tapi saya senang bisa menang,” tegasnya.
Statistik Bicara
Meski mengakui servisnya belum maksimal, pukulan bola Rybakina menjadi pembeda. Ia mencatat 24 winner dengan 21 unforced error, termasuk 13 winner hanya di set kedua. Forehand dan backhand agresifnya terus menekan Badosa di momen-momen penting.
“Saya mencoba fokus pada satu [pertandingan] dalam satu waktu,” ujar Rybakina. “Servis saya kurang membantu, jadi saya harus mengatur poin dan tetap agresif saat menerima servis. Saya masih perlu banyak berlatih untuk pertandingan selanjutnya, tetapi semoga akan lebih baik,” tambahnya.
Rekor Mentereng Terus Berlanjut
Kemenangan atas Badosa memperpanjang sejumlah catatan impresif Rybakina:
- 13 kemenangan beruntun, menyamai rekor terbaik dalam kariernya
- Empat kemenangan beruntun atas Paula Badosa sejak 2023
- Tak terkalahkan di Brisbane dengan rekor sempurna 7-0
- Belum kalah sejak Oktober 2025, terakhir tumbang dari Aryna Sabalenka di Wuhan
Di perempat final Brisbane International, Rybakina akan menghadapi unggulan ke-11 Karolina Muchova. Rekor pertemuan mereka imbang 1-1, dengan pertemuan terakhir terjadi di Indian Wells 2023—yang dimenangkan Rybakina dalam tiga set.
Dengan performa stabil dan kepercayaan diri tinggi, Elena Rybakina kembali menjadi ancaman serius di awal musim 2026.
Editor : Rury Anjas Andita