Melansir laporan dari Barca Universal, klub raksasa Arab Saudi tersebut sangat berambisi menjadikan Raphinha sebagai suksesor Neymar Jr yang kerap dibekap cedera.
Tidak tanggung-tanggung, tawaran sebesar €100 juta atau setara dengan Rp1,7 Triliun kini sudah berada di meja manajemen Barcelona.
Baca Juga: Langka! Baru 2 Bulan Jadi Letda, Rizki Juniansyah Kini Langsung Berpangkat Kapten TNI
Godaan Iman di Tengah Krisis Ekonomi
Tawaran menggiurkan ini muncul di tengah negosiasi kepindahan Joao Cancelo. Al Hilal menyodorkan struktur pembayaran yang sangat menarik bagi Barcelona yang sedang "sakit" secara finansial:
- €80 juta dalam bentuk biaya transfer tetap.
- €20 juta sebagai bonus tambahan berdasarkan performa pemain.
Bagi Barcelona, angka ini adalah durian runtuh. Di tengah jeratan aturan Financial Fair Play La Liga, uang sebesar itu bisa menjadi kunci bagi klub untuk kembali bernapas lega dan mendaftarkan pemain baru di bursa transfer mendatang.
Baca Juga: Unram Terima Penghargaan Internasional, Aktif Dukung Event Pariwisata Nasional dan Internasional
Dilema Hansi Flick: Uang atau Prestasi?
Namun, melepas Raphinha bukan perkara mudah bagi pelatih Hansi Flick. Pemain asal Brasil ini tengah berada di puncak performanya. Sejak pulih dari cedera, kehadiran Raphinha terbukti memberikan dampak instan yang luar biasa bagi lini serang Blaugrana.
Ia disebut-sebut sebagai pemain terbaik di bawah asuhan Flick sejauh ini. Kehilangannya mungkin akan memperbaiki buku kas klub, namun bisa menjadi "bunuh diri" taktis di lapangan hijau.
'Gentleman’s Agreement' dengan Deco
Menariknya, Raphinha dikabarkan memiliki perjanjian lisan atau gentleman’s agreement dengan Direktur Olahraga Barcelona, Deco. Kesepakatan tersebut memberi lampu hijau bagi Raphinha untuk hengkang jika ia merasa waktunya di Camp Nou sudah cukup dan ada tawaran yang ia minati.
Hingga saat ini, manajemen Barcelona masih menimbang-nimbang langkah mereka. Satu hal yang pasti, sulit bagi klub manapun di Eropa saat ini untuk menandingi kekuatan finansial yang ditawarkan oleh Al Hilal.
Apakah Barcelona akan memilih stabilitas ekonomi dengan melepas sang bintang, atau tetap mempertahankan Raphinha demi mengejar trofi musim ini? Layak kita nantikan.
Editor : Marthadi