Duel ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, melainkan laga ulangan (replay) final Australian Open tahun lalu.
Jika tahun lalu Keys berhasil mengangkat trofi Grand Slam pertamanya setelah menumbangkan Sabalenka, kali ini ceritanya berbeda. Sabalenka tampil jauh lebih klinis dan dominan.
Duel Kekuatan dan Variasi Pertandingan sejak awal berlangsung sengit. Kedua petenis yang dikenal memiliki pukulan power mematikan ini saling adu strategi untuk membongkar pertahanan lawan.
Namun, Sabalenka tampil lebih cerdik dengan variasi serangan dan persentase servis pertama yang jauh lebih unggul.
Sebaliknya, Madison Keys tampak kesulitan menemukan ritme pada servis keduanya. Meski Keys bermain agresif, Sabalenka tetap tenang meski harus melewati drama deuce yang melelahkan di gim-gim awal.
"Luar biasa kualitas dari kedua pemain ini. Mereka punya banyak variasi, mereka terus berimprovisasi di lapangan," puji komentator tenis, Jelena Dokic.
Drama Saling Balas di Set Kedua Kebuntuan pecah di gim ketujuh set pertama saat Sabalenka berhasil melakukan break krusial. Ia menutup set pertama dengan skor 6-3 setelah melewati maraton empat kali deuce.
Memasuki set kedua, tensi semakin memanas. Keys sempat memberikan harapan saat langsung mematahkan servis Sabalenka di awal set. Namun, mental juara Sabalenka berbicara. Ia langsung membalas (break back) dan merebut kendali permainan.
Sempat terjadi aksi saling kejar angka, namun ketenangan Sabalenka di poin-poin kritis membuatnya tak tergoyahkan. Meski Keys sempat menyelamatkan satu match point, Sabalenka akhirnya menyudahi perlawanan Keys dan mengamankan tempat di empat besar.
Kejutan di Semifinal Langkah Sabalenka selanjutnya dipastikan tidak akan mudah. Di semifinal, ia sudah ditunggu oleh bintang Ceko, Karolina Muchova.
Muchova secara mengejutkan berhasil menumbangkan unggulan kelima dunia sekaligus juara WTA Finals, Elena Rybakina, lewat pertarungan tiga set yang menguras energi. Pertemuan Sabalenka vs Muchova diprediksi akan menjadi salah satu laga terbaik di turnamen pembuka musim 2026 ini.
Editor : Marthadi