LombokPost - Marta Kostyuk membuka musim 2026 dengan pernyataan keras. Unggulan No. 16 itu mencatat dua kemenangan beruntun atas pemain Top 10 setelah menyingkirkan unggulan No. 6 Mirra Andreeva 7-6(7), 6-3 di Brisbane International, Jumat (3/1). Kemenangan dalam 1 jam 47 menit itu mengantar Kostyuk ke semifinal Brisbane dengan penuh percaya diri.
Hasil ini menegaskan kebangkitan Marta Kostyuk di awal tahun. Setelah sebelumnya mengalahkan pemain Top 10 lain, kemenangan atas Andreeva membuat Brisbane menjadi semifinal pertamanya sekaligus pertama kalinya ia menumbangkan lebih dari satu pemain Top 10 dalam satu turnamen dalam 21 bulan terakhir.
Latihan pra-musim yang solid membawa dampak nyata. Kostyuk datang ke Brisbane dengan keyakinan penuh pada permainan, fisik, dan mentalnya. Untuk pertama kalinya, petenis Ukraina itu menetapkan target tegas: menutup musim di peringkat Top 10 dunia.
Namun, Kostyuk mengaku tak menyangka hasilnya akan datang secepat ini.
"Bukan berarti semua orang akan melihat kekuatan atau kemampuan saya di minggu pertama tahun ini," katanya.
Agresif, Konsisten, dan Tak Ragu di Momen Krusial
Di lapangan, Marta Kostyuk tampil agresif sejak awal. Seperti saat mengalahkan Amanda Anisimova, ia berkomitmen penuh pada permainan menyerang dan mampu menjaga fokus di tengah perubahan momentum.
Dua backhand winner di poin-poin terakhir tie-break set pertama menjadi penentu. Di set kedua, Kostyuk membalikkan ketertinggalan 0-2 dengan dua drive volley, lalu menutup laga tanpa ragu dengan return keras ke kaki Andreeva pada match point pertama.
Kostyuk juga unggul dalam bertahan. Break penting di set pertama pada kedudukan 5-3 lahir dari forehand menyilang spektakuler yang membuat penonton Brisbane berdiri. Secara statistik, Kostyuk mencatat 34 winner, jauh di atas 10 winner milik Andreeva.
"Saya tidak tahu bahwa itu akan terlihat begitu cepat, bahkan di minggu pertama," kata Kostyuk kepada pers setelah pertandingan.
Ujian Lawan Baru dan Kematangan Taktik
Berbeda dengan Anisimova yang sudah sering dihadapinya, Andreeva adalah lawan baru bagi Kostyuk. Tantangan itu justru memperlihatkan kedewasaan taktiknya.
"Setiap kali Anda bermain melawan pemain dengan pukulan sangat keras seperti Aryna (Sabalenka), Elena (Rybakina), Amanda, siapa pun lawan Anda selanjutnya, bola terasa sangat lambat," kata Kostyuk.
"Mirra memiliki pukulan yang sangat dalam, jadi pertandingan hari ini pasti lebih menguras fisik. Dia memiliki servis yang sangat bagus dan dia juga sering mengubah kecepatan, dan itu sulit. Saya hanya menontonnya bermain, dan ketika Anda tidak pernah berlatih dengan seseorang, dan tidak pernah bermain melawan mereka, sangat sulit untuk memasuki pertandingan. Memiliki taktik tetapi tidak mengetahui apa yang akan datang dari pihak lawan. Saya merasa harus memulai dengan sangat agresif, sangat energik dan menemukan cara untuk menang," tandasnya.
Tantangan Berat Menanti di Semifinal Brisbane
Di semifinal Brisbane, Marta Kostyuk akan menghadapi lawan tangguh yang sudah sangat dikenalnya: unggulan No. 4 Jessica Pegula. Rekor pertemuan masih memihak Pegula 4-1, termasuk kemenangan di Miami dan Beijing tahun lalu. Satu-satunya kemenangan Kostyuk terjadi di semifinal San Diego 2024.
Pegula sendiri tampil solid dengan menyingkirkan Liudmila Samsonova 6-3, 7-6(3). Jelang laga, Pegula mengaku menikmati perkembangan para pemain muda seperti Kostyuk dan Andreeva.
"Saya suka mengikuti perkembangan para pemain muda," kata Pegula.
"Saya ingat ketika Mirra, sebelum ia menjadi seperti sekarang, ketika ia menanjak melalui berbagai peringkat, saya pikir ia sangat bagus -- atlet yang sangat bagus. Sama halnya dengan Marta, ia muncul di tur sejak usia sangat muda dan sekarang ia juga pemain top. Ada banyak pemain muda di luar sana. Saya mencoba untuk tidak terlalu memikirkan perbedaan usia, tetapi menyenangkan untuk menonton mereka bermain,”tambahnya.
Editor : Rury Anjas Andita