LombokPost - Moto2 dan Moto3 musim 2026 diprediksi menjadi panggung krusial dalam menentukan wajah MotoGP masa depan. Persaingan ketat, munculnya bintang baru, serta hadirnya talenta global membuat musim ini layak disebut sebagai titik balik generasi balap motor dunia.
Sejumlah pembalap Moto2 dan Moto3 tampil sebagai kandidat kuat juara, sekaligus calon penghuni kelas premier dalam beberapa tahun ke depan. Dari nama mapan hingga pendatang baru, inilah deretan pembalap Moto2–Moto3 yang patut diwaspadai pada 2026.
Moto2: Perebutan Tiket MotoGP Dimulai
Musim 2026 menjadi arena seleksi alami menuju MotoGP. Hampir setiap tim menurunkan pembalap dengan potensi naik kelas.
Rivalitas Panas Duo Aspar
Nama David Alonso kembali menjadi sorotan. Juara Dunia Moto3 2024 ini menjalani musim keduanya di Moto2 dengan status calon bintang MotoGP. Kemenangan impresif di Hungaria pada musim debut memperkuat reputasinya sebagai pembalap komplet.
Di sisi lain, rekan setimnya Daniel Holgado tak kalah berbahaya. Dua kemenangan pada 2025 dan gelar Rookie of the Year menjadikannya ancaman serius. Rivalitas internal Aspar diprediksi menjadi salah satu cerita utama Moto2 2026.
Kekuatan Marc VDS Racing
Tim Marc VDS menghadirkan duet berbahaya. Aron Canet kembali dengan ambisi besar, mungkin sebagai peluang terakhirnya memburu gelar Moto2. Sementara Deniz Oncu siap bangkit setelah musim 2025 yang terganggu cedera.
Dengan basis penggemar Turki yang besar, Oncu berpotensi menjadi simbol era baru pasca naiknya Toprak Razgatlioglu ke MotoGP.
Gresini Siap Mengguncang
Gresini Moto2 tampil sebagai kuda hitam. Sergio Garcia masih menyimpan kecepatan alami, sementara Alonso Lopez kini mendapat sasis Kalex—kombinasi yang diyakini bisa membuka potensi maksimalnya. Moto2 2026 bisa menjadi momentum kebangkitan Gresini.
Pendatang Baru dan Misi Penebusan
Juara Dunia Moto3 bertahan Jose Antonio Rueda naik kelas dengan kepercayaan diri tinggi, berduet dengan Collin Veijer yang mencuri perhatian pada akhir musim 2025.
Nama lain yang patut diwaspadai adalah Barry Baltus, yang konsisten dengan tujuh podium musim lalu, serta Manuel Gonzalez yang memulai misi penebusan setelah kehilangan keunggulan gelar di pengujung 2025.
Moto3: Generasi Baru Siap Menggebrak
Jika Moto2 menjadi pintu MotoGP, maka Moto3 2026 adalah ladang lahirnya bintang masa depan.
Rookie Bukan Sekadar Pelengkap
Barisan rookie Moto3 2026 datang dengan modal juara JuniorGP dan Red Bull Rookies Cup. Mereka siap langsung bersaing.
Casey O’Gorman mendapatkan musim penuh bersama SIC58 Squadra Corse setelah tampil impresif di Portimao. Brian Uriarte, juara JuniorGP dan Rookies Cup, bergabung dengan Red Bull KTM Ajo sebagai salah satu favorit jangka panjang.
Sementara Marco Morelli membawa pengalaman Kejuaraan Dunia ke Aspar, memperkuat statusnya sebagai salah satu nama paling menjanjikan.
Max Quiles, Favorit Juara
Nama Max Quiles mencuat sebagai favorit kuat Moto3 2026. Finis ketiga klasemen 2025 dan gelar Rookie of the Year menjadi fondasi kuat. Dengan pengalaman satu musim penuh, Quiles dinilai siap mengendalikan kerasnya persaingan Moto3.
Wajah Lama dengan Ambisi Baru
Adrian Fernandez membawa modal kemenangan perdana dari Valencia, sementara Joel Esteban kembali ke grid penuh bersama Level Up MTA dengan misi pembuktian.
Grid Global Makin Berwarna
Moto3 2026 mencatat salah satu grid paling beragam secara geografis dalam beberapa tahun terakhir, dengan pembalap dari berbagai negara:
Indonesia: Veda Pratama
Jepang: Zen Mitani
Malaysia: Hakim Danish
Argentina: Marco Morelli
Finlandia: Rico Salmela
Irlandia: Casey O’Gorman
Editor : Rury Anjas Andita