Tanpa Gelar Liga, Rio Ferdinand Nilai Musim Ronaldo di Saudi Berakhir Pahit
Ivan Mardiansyah• Selasa, 20 Januari 2026 | 23:51 WIB
Rio Ferdinand menilai musim Cristiano Ronaldo di Saudi bisa berakhir pahit jika gagal menjuarai Liga Pro Saudi.
Lombok Post — Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, menilai musim Cristiano Ronaldo bersama klub-klub Saudi Pro League berpotensi berakhir pahit jika gagal menjuarai liga.
Ferdinand menekankan bahwa obsesi Ronaldo sepanjang kariernya selalu sama: memenangkan gelar liga di setiap negara tempat ia bermain.
Tanpa trofi liga, dampaknya bagi sang megabintang diprediksi akan sangat emosional.
Menurut Ferdinand, Ronaldo kini berada di musim ketiganya di Arab Saudi, dengan peluang menjadi pencetak gol terbanyak masih terbuka.
Namun, jika target gelar liga tidak tercapai, misi yang telah menjadi obsesinya sejak lama itu bisa berakhir tragis.
“Jika Cristiano mengakhiri kariernya di Arab Saudi tanpa gelar liga, itu akan menghancurkannya. Ini musim ketiganya, dia berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak lagi, tetapi masih tanpa trofi,” ujar Ferdinand.
Ferdinand menambahkan, memenangkan liga di setiap negara selalu menjadi motivasi utama Ronaldo. Dari Portugal, Inggris, Spanyol, Italia, hingga sekarang Arab Saudi, Ronaldo selalu mengejar prestasi ini. “Memenangkan liga di setiap negara tempat dia bermain selalu menjadi obsesinya. Tahun ini seharusnya menjadi tahunnya, dan sekarang kesempatan itu hilang,” tambah Ferdinand.
Bagi Ferdinand, kegagalan meraih gelar liga tidak hanya soal statistik atau trofi, tetapi juga soal harga diri profesional Ronaldo.
Megabintang asal Portugal itu dikenal sebagai pemain yang selalu menuntut kesempurnaan dan kemenangan dalam setiap kompetisi. Tanpa gelar liga di Arab Saudi, musim ini diprediksi menjadi salah satu periode paling berat dalam kariernya.
Situasi ini sekaligus menjadi sorotan media global dan penggemar sepak bola, yang menunggu apakah Ronaldo mampu mengatasi tekanan besar untuk tetap mencatat prestasi di liga yang baru baginya.
Masa depan dan reputasi Ronaldo di Arab Saudi kini dipertaruhkan oleh gelar liga yang hingga kini belum ia raih.