LombokPost - Arsenal tampil perkasa saat bertandang ke markas Inter Milan dalam lanjutan Liga Champions. Bermain di stadion legendaris San Siro, skuad asuhan Mikel Arteta sukses membungkam tuan rumah dengan skor meyakinkan 3-1. Kemenangan dalam laga Inter Milan vs Arsenal ini sekaligus memastikan langkah The Gunners finis di posisi dua besar klasemen fase liga.
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung tersaji dalam duel Inter Milan vs Arsenal. Baru 10 menit laga berjalan, Gabriel Jesus membuka keunggulan Arsenal melalui sontekan jarak dekat memanfaatkan bola muntah. Namun, keunggulan dalam laga Inter Milan vs Arsenal tersebut sempat sirna saat Petar Sucic menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tembakan roket ke pojok gawang David Raya pada menit ke-18.
Pertandingan Inter Milan vs Arsenal semakin memanas setelah skor imbang. Arsenal yang mengincar kemenangan ketujuh secara beruntun di Liga Champions terus menekan. Hasilnya, pada menit ke-31, Gabriel Jesus kembali mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari skema sepak pojok, Jesus menyundul bola pantulan dari Leandro Trossard untuk membawa Arsenal unggul 2-1 hingga turun minum.
Di babak kedua, laga Inter Milan vs Arsenal tetap berjalan terbuka. Inter Milan yang tampil di depan pendukung sendiri berusaha keras mengejar ketertinggalan melalui aksi Federico Dimarco. Namun, penampilan gemilang David Raya di bawah mistar gawang memastikan keunggulan tim tamu tetap terjaga dalam duel sengit Inter Milan vs Arsenal ini.
Mikel Arteta menunjukkan kedalaman skuadnya dengan memasukkan sejumlah pemain kunci di babak kedua. Keputusan ini terbukti jitu dalam laga Inter Milan vs Arsenal. Lima menit jelang laga usai, pemain pengganti Viktor Gyokeres melepaskan tembakan jarak jauh mematikan dari jarak 25 yard yang tak mampu dibendung Yann Sommer. Gol indah tersebut mengunci skor menjadi 3-1 untuk kemenangan Meriam London.
Kemenangan dalam laga Inter Milan vs Arsenal ini menorehkan sejarah baru bagi klub. Arsenal kini mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di Liga Champions, sebuah rekor terlama sepanjang sejarah klub di kompetisi elit Eropa. Selain itu, kemenangan di Inter Milan vs Arsenal ini merupakan kemenangan pertama mereka di tanah Italia sejak tahun 2008 silam.
Selain membawa kemenangan tim, Gabriel Jesus juga mengukir rekor pribadi yang mengesankan. Ia kini mengoleksi 26 gol di Liga Champions. Jesus menjadi pemain Brasil tercepat ketiga yang mencapai 25 gol di kompetisi ini, hanya kalah dari legenda seperti Neymar dan Jardel. Performa klinisnya dalam laga Inter Milan vs Arsenal membuktikan bahwa dirinya masih menjadi striker papan atas dunia.
Dengan hasil Inter Milan vs Arsenal ini, Arsenal kini bersiap menghadapi Kairat Almaty di pertandingan terakhir pekan depan. Jika menang, mereka akan menjadi tim pertama dalam sejarah yang menyapu bersih delapan kemenangan di fase liga Liga Champions. Sementara bagi Inter Milan, kekalahan dari Arsenal ini memperpanjang tren negatif mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Editor : Pujo Nugroho