LombokPost – Novak Djokovic kembali menunjukkan kelasnya di Australian Open 2026. Dengan kendali penuh dan pergerakan yang tampak bebas, petenis Serbia itu melaju ke babak ketiga Australian Open setelah meraih kemenangan meyakinkan di babak kedua pada Kamis (23/1).
Juara 10 kali Australian Open tersebut mengalahkan petenis kualifikasi Italia Francesco Maestrelli dengan skor telak 6-3, 6-2, 6-2. Kemenangan ini menegaskan status Djokovic sebagai salah satu favorit utama juara Australian Open 2026.
Bagi Djokovic, laga ini merupakan pertandingan keduanya sejak meraih gelar ke-101 level tur di Athena pada November lalu. Meski baru kembali ke kompetisi, petenis berusia 38 tahun itu tampil efisien sepanjang pertandingan, memukul bola dengan bersih, dan jarang kehilangan kendali dalam reli panjang—sebuah sinyal positif pada fase awal Australian Open tahun ini.
Djokovic, yang mencatat kemenangan ke-100 sepanjang kariernya di Australian Open pada babak pertama, membutuhkan tujuh set point untuk mengamankan set pembuka yang berlangsung selama 47 menit. Setelah itu, dominasinya kian terasa, terutama lewat servis yang solid dengan 86 persen poin servis pertama (43/50) berhasil dimenangkan.
Pada game servis pembuka set kedua, Djokovic sempat menghadapi dua break point. Namun ia mampu keluar dari tekanan dengan memancing kesalahan pengembalian forehand dari Maestrelli, petenis berusia 23 tahun yang sebelum pertandingan menyebut duel melawan sang juara 24 Grand Slam sebagai "salah satu hal paling menarik dalam hidup saya".
Kemenangan ini membawa Djokovic semakin dekat ke tonggak sejarah. Ia kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mencapai 400 kemenangan di level Grand Slam. Jika berhasil mengalahkan lawan berikutnya—antara Botic van de Zandschulp atau Shang Juncheng—Djokovic akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencatatkan 400 kemenangan pertandingan Grand Slam.
Van de Zandschulp memiliki catatan menarik, setelah mengejutkan Djokovic di ATP Masters 1000 Indian Wells tahun lalu dan menyamakan rekor pertemuan mereka menjadi 1-1. Sementara melawan Shang Juncheng, Djokovic belum pernah bertemu sebelumnya.
Dalam penampilan ke-21 di Melbourne Park, Djokovic diproyeksikan menghadapi tantangan berat di fase lanjutan Australian Open 2026. Ia diunggulkan berpotensi bertemu Lorenzo Musetti di perempat final dan juara bertahan dua kali Jannik Sinner di semifinal.
Musetti sendiri melangkah ke babak ketiga usai mengalahkan sesama petenis Italia Lorenzo Sonego dengan skor 6-3, 6-3, 6-4. Unggulan kelima itu menciptakan 23 peluang break dan berhasil mengonversi enam di antaranya, menurut Infosys Stats. Petenis berusia 23 tahun tersebut selanjutnya akan menghadapi Stefanos Tsitsipas atau Tomas Machac.
Editor : Rury Anjas Andita