Barcelona sukses menjaga posisi puncak klasemen LaLiga setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Real Oviedo di Camp Nou. Hasil ini menjadi krusial usai Real Madrid lebih dulu menang atas Villarreal pada Sabtu, yang sempat memberi tekanan besar bagi Blaugrana.
Kemenangan Madrid membuat Barcelona wajib meraih tiga poin demi merebut kembali puncak klasemen dan mempertahankan keunggulan tipis satu poin.
Secara hitung-hitungan, laga ini seharusnya tak terlalu sulit karena Barcelona menjamu Real Oviedo yang berada di dasar klasemen dan belum pernah menang sejak 30 September.
Namun, seperti dilansir onefootball.com, pertandingan justru berjalan tak mudah bagi tuan rumah, terutama di babak pertama.
Awal Laga Tak Biasa
Barcelona memulai laga dengan tempo lambat dan terlihat kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Absennya Pedri terasa signifikan dalam aliran bola dan kreativitas serangan.
Blaugrana kerap mengandalkan sisi Lamine Yamal, tetapi belum mampu menembus pertahanan rapat Real Oviedo.
Tim tamu bahkan sempat memberi ancaman lewat sepakan Hassan yang memaksa kiper Joan García melakukan penyelamatan penting.
Hingga menit-menit akhir babak pertama, Barcelona tetap buntu meski sempat mendapat peluang melalui Raphinha yang digagalkan kiper Aarón Escandell. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua Jadi Milik Blaugrana
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Tekanan tinggi Lamine Yamal membuat sapuan pemain Oviedo tak sempurna, bola jatuh ke kaki Dani Olmo yang langsung melepaskan tembakan keras menyilang. Barcelona unggul dan kepercayaan diri tim langsung meningkat.
Tak lama kemudian, Raphinha menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan kesalahan fatal pemain belakang Oviedo. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper, pemain asal Brasil itu menyelesaikannya dengan lob dingin.
Barcelona semakin dominan. Lamine Yamal akhirnya melengkapi kemenangan lewat gol spektakuler hasil penyelesaian akrobatik memanfaatkan umpan matang Dani Olmo. Gol tersebut disambut gemuruh Camp Nou.
Dengan pertandingan sudah terkendali, pelatih Hansi Flick mulai merotasi pemain untuk menghemat tenaga jelang laga penting Liga Champions menghadapi FC Copenhagen. Lamine Yamal mendapat standing ovation saat ditarik keluar lapangan, menandai penampilan impresifnya sepanjang laga.
Kemenangan ini memastikan Barcelona tetap berada di puncak klasemen LaLiga, sekaligus menjaga momentum positif di tengah jadwal padat kompetisi domestik dan Eropa.
Editor : Marthadi