Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Alcaraz Menjauh dari Sinner! Juara Australian Open, Rekor Besar Mulai Terbentuk

Marthadi • Minggu, 1 Februari 2026 | 19:44 WIB

Carlos Alcaraz meraih gelar Grand Slam ketujuhnya pada Minggu malam di Australian Open. (Foto: ATP Tour)
Carlos Alcaraz meraih gelar Grand Slam ketujuhnya pada Minggu malam di Australian Open. (Foto: ATP Tour)
LombokPost - Carlos Alcaraz kembali mengirim pesan tegas ke para rivalnya. Kemenangan di final Australian Open bukan hanya memberinya trofi, tetapi juga memperlebar jarak dalam persaingan gelar prestisius dunia tenis.

Carlos Alcaraz sukses menaklukkan Novak Djokovic pada partai puncak Australian Open untuk memperpanjang keunggulannya atas Jannik Sinner dalam perebutan Big Titles, kategori gelar paling bergengsi di tenis putra.

Dikutip dari atptour.com, petenis Spanyol berusia 22 tahun itu membuka musim 2026 dengan cara sempurna setelah mengalahkan Djokovic, pemegang rekor 10 gelar Australian Open, sekaligus meraih gelar pertamanya di Melbourne.

Kemenangan tersebut menjadi Big Title ke-15 bagi Alcaraz, yang mencakup gelar Grand Slam, trofi Nitto ATP Finals, turnamen ATP Masters 1000, serta medali emas tunggal Olimpiade. Dengan capaian itu, Alcaraz kini unggul empat Big Titles atas rival utamanya, Jannik Sinner.

Dalam dua musim terakhir, Alcaraz dan Sinner tampil dominan di tenis putra. Keduanya tercatat telah memborong sembilan gelar Grand Slam terakhir sejak Australian Open 2024. Sinner juga menambah koleksi prestisiusnya dengan menjuarai dua edisi terakhir Nitto ATP Finals.

Kemenangan di Melbourne juga mengukuhkan Alcaraz sebagai pemain keenam yang mampu menuntaskan Career Grand Slam. Ia menjadi petenis putra termuda yang mencapai prestasi tersebut dalam sejarah tenis modern.

Berkat gelar Australian Open, Alcaraz kini naik ke posisi peringkat ketujuh bersama dalam daftar peraih gelar tunggal putra Grand Slam terbanyak pada Era Terbuka. Ia melewati Boris Becker dan Stefan Edberg (masing-masing enam gelar), serta sejajar dengan John McEnroe dan Mats Wilander.

Gelar ini dinilai krusial dalam persaingan Big Titles, terutama setelah Sinner menutup musim 2025 dengan menjuarai Rolex Paris Masters dan Nitto ATP Finals. Alcaraz kini unggul tiga gelar Grand Slam atas petenis Italia tersebut dengan skor 7–4.

Dari sisi konsistensi, Alcaraz mencatat statistik impresif. Ia rata-rata meraih satu Big Title setiap 3,7 turnamen sepanjang kariernya. Catatan tersebut hanya kalah dari Novak Djokovic (3,3) dan Rafael Nadal (3,5).

Editor : Marthadi
#Big Titles tenis #Carlos Alcaraz #Jannik Sinner #Australian Open #atp tour