LombokPost - Dua atlet atletik NTB Lalu Muhammad Zohri dan Yad Hafizudin, resmi dipanggil untuk masuk dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) guna menghadapi ajang bergengsi Asian Games 2026.
Agenda pelatnas dijadwalkan berlangsung intensif mulai Januari hingga September mendatang.
Kehadiran duo atlet NTB ini menjadi harapan besar bagi kontingen Indonesia untuk mendulang medali di Asian Games 2026, mengingat prestasi gemilang yang selama ini mereka torehkan di kancah internasional di bawah naungan PB PASI.
Sekretaris Pengprov PASI NTB M Ariy Dermawan, menjelaskan bahwa ada dua skema yang dijalankan PB PASI tahun ini. Nama Lalu Muhammad Zohri masuk dalam daftar elit Pelatnas PPON (Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional).
Di Asian Games 2026 nanti, Zohri diproyeksikan akan turun di nomor spesialisnya, yakni lari 100 meter dan estafet 4x100 meter putra.
”Zohri adalah salah satu dari 15 atlet utama yang dipanggil dalam program PPON untuk persiapan Asian Games 2026. Fokusnya adalah menjaga konsistensi kecepatan di nomor bergengsi,” ujar Ariy.
Selain sang sprinter kebanggaan atlet NTB tersebut, nama-nama beken seperti Maria Natalia Londa dan Odekta Elvina Naibaho juga menghuni skuad utama pelatnas atletik ini.
Kehadiran Zohri dalam pelatnas atletik utama ini menunjukkan bahwa kualitas atlet NTB masih menjadi yang terbaik di Indonesia. Persaingan di Asian Games 2026 diprediksi bakal sangat ketat, sehingga latihan jangka panjang menjadi kunci utama bagi PB PASI untuk mengasah mental juara para atletnya.
Tak hanya Zohri, kejutan manis juga datang dari Yad Hafizudin. Sosok pemuda berbakat ini terpilih masuk dalam jajaran 15 atlet tambahan untuk pelatnas atletik mandiri yang dikelola oleh PB PASI. Yad diproyeksikan akan mewakili Indonesia di nomor lari 1.500 meter pada gelaran Asian Games 2026 mendatang.
Masuknya Yad ke dalam pelatnas atletik menunjukkan regenerasi atlet NTB berjalan sangat baik. Meski mayoritas pengisi jalur mandiri ini adalah atlet junior, kualitas Yad dianggap sudah mumpuni untuk bersaing memperebutkan tiket prestasi di Asian Games 2026. Ia akan bergabung dengan talenta muda lainnya dari seluruh Indonesia di bawah pengawasan ketat tim pelatih PB PASI.
”Ini adalah kesempatan emas bagi Yad. Bergabung dengan skuad Asian Games 2026 di usia muda akan memberikan pengalaman bertanding yang luar biasa bagi atlet NTB seperti dirinya,” tambah Ariy.
Berikut adalah sebaran atlet yang akan berjuang di Pelatnas Atletik untuk Asian Games 2026. Pelatnas PPON diisi Lalu Muhammad Zohri, Odekta Naibaho, Dina Aulia, Robi Syanturi, Maria Londa, Emilia Nova, Hendro, hingga Silfanus Ndiken.
Sementara Pelatnas Mandiri PB PASI dihuni Yad Hafizudin, Idan Fauzi Richsan asal Jawa Barat, Daniel Simajuntak asal Sumatera Utara, Maulana Ismail asal Jawa Timur, Novia Nur Nirwani asal Jakarta, Atinna Nurkamila Intan asal Jawa Tengah.
Kemudian Nefriana Ariance Daik asal Kalimantan Timur, Shava Salvia Waranggani asal Jawa Tengah, Girsha Imanuela asal Maluku, Gilang Satria asal Jawa Timur, Nella Agustin asal Sumatera Utara, Novia Anggun Lestari asal Lampung, Asyrafi Khazur Yusqi asal Jakarta, Brian Bagas asal Jawa Timur, dan Galuh Candra Hidayat asal Lampung. (puj/r8)
Editor : Pujo Nugroho