LombokPost - Cabang olahraga (cabor) teqball kini semakin naik daun dan menunjukkan taringnya di kancah nasional hingga internasional. Sebagai bentuk apresiasi dan tolok ukur prestasi, Pengprov Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (POTSI) NTB menggelar ajang bergengsi Kejurda Teqball NTB 2026. Ajang ini menjadi panggung utama bagi para atlet untuk membuktikan hasil latihan keras mereka selama ini.
Ketua Pengprov POTSI NTB Ni Ketut Wolini menegaskan bahwa perkembangan teqball melesat sangat cepat sejak masuk ke NTB pada tahun 2021. Olahraga yang memadukan unsur sepak takraw dan tenis meja ini berasal dari Hungaria dan pertama kali dipopulerkan di Indonesia oleh Erick Thohir pada 2020. Kini, melalui POTSI NTB, olahraga ini telah menjadi lumbung prestasi bagi daerah.
”Kejuaraan ini adalah bentuk apresiasi kami bagi para atlet NTB yang telah berlatih tanpa lelah. Kami ingin melihat sejauh mana tolok ukur prestasi mereka sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar,” ujar Ni Ketut Wolini saat membuka Kejurda Teqball NTB 2026, Kamis (12/2).
Daftar prestasi yang ditorehkan POTSI NTB memang tidak main-main. Tercatat, pada tahun 2023, tim NTB sukses menyabet medali perak di Kejurnas Jakarta. Tren positif ini berlanjut pada 2024 dengan raihan medali perunggu di PON XXI Aceh-Sumut dan kejurnas lainnya.
Bahkan, salah satu atlet Teqball NTB M. Azwar berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perunggu di ajang SEA Games Thailand untuk nomor ganda campuran.
Melihat raihan mentereng tersebut, Ni Ketut Wolini berharap agar teqball segera diikutsertakan secara resmi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) oleh KONI NTB. Target besarnya tentu saja membawa atlet NTB berjaya di rumah sendiri saat gelaran PON XXII 2028 mendatang.
Gelaran Kejurda Teqball NTB 2026 kali ini diikuti perwakilan dari 6 kabupaten/kota, yakni Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Dompu, hingga Bima. Persaingan ketat antar wilayah ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul Teqball NTB yang siap naik podium di level yang lebih tinggi.
”Kami mohon dukungan penuh dari pemprov agar pembinaan teqball terus berjalan berkelanjutan. Kita punya potensi besar untuk menjadi barometer di masa depan," pungkas Wolini penuh optimisme.
Editor : Pujo Nugroho