Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Karolina Muchova Juara Qatar TotalEnergies Open, Akhiri Penantian 6 Tahun untuk Gelar WTA 1000

Rury Anjas Andita • Minggu, 15 Februari 2026 | 07:23 WIB
Karolina Muchova juara Qatar TotalEnergies Open Doha 2026. Gelar WTA 1000 pertama usai puasa trofi sejak 2019.
Karolina Muchova juara Qatar TotalEnergies Open Doha 2026. Gelar WTA 1000 pertama usai puasa trofi sejak 2019.

LombokPost – Karolina Muchova akhirnya memutus puasa gelar panjangnya. Petenis Ceko itu sukses menjuarai Qatar TotalEnergies Open Doha, mengalahkan Victoria Mboko 6-4, 7-5 pada final, Sabtu (14/2) waktu setempat. Gelar ini menjadi gelar WTA 1000 pertama Muchova sekaligus trofi pertamanya sejak 2019.

Kemenangan di Qatar TotalEnergies Open Doha menandai akhir dari penantian panjang Karolina Muchova di WTA Tour Driven by Mercedes-Benz. Petenis 29 tahun itu menuntaskan laga dalam waktu 1 jam 34 menit untuk memastikan gelar keduanya sepanjang karier.

"Sudah lama sejak saya memenangkan turnamen," kata Muchova saat penyerahan trofi. "Jadi, rasanya menyenangkan mendapatkan perasaan itu lagi. Mengingat kembali perasaan kemenangan di sini di Doha, sungguh luar biasa," tegasnya.

Gelar terakhir Muchova sebelumnya diraih di Seoul pada 2019. Sejak saat itu, ia harus menunggu enam tahun untuk kembali mengangkat trofi. Hanya dua pemain aktif yang menunggu lebih lama antara gelar pertama dan kedua mereka, yakni Sorana Cirstea (13 tahun) dan Viktorija Golubic (delapan tahun).

Dalam periode tersebut, Muchova kalah di empat final, menghadapi nama-nama elite seperti Iga Swiatek, Coco Gauff, dan Zheng Qinwen. Namun di Qatar TotalEnergies Open Doha, ia akhirnya memecah kebuntuan dan meraih mahkota WTA 1000 pertamanya.

Secara statistik, pencapaian ini memang terasa pantas. Sejak format WTA 1000 diperkenalkan pada 2009, hanya tiga pemain yang mencatat lebih banyak kemenangan pertandingan WTA 1000 sebelum merebut gelar pertama dibanding Muchova (57 kemenangan): Maria Sakkari (65), Carla Suarez Navarro (64), dan Madison Keys (62).

Jalannya Pertandingan

Final Qatar TotalEnergies Open Doha berlangsung ketat. Kedua pemain imbang hingga 3-3 di set pertama sebelum Muchova mematahkan servis Mboko untuk unggul 4-3. Ia sempat memiliki set point yang gagal dimaksimalkan, namun akhirnya mengamankan set pertama 6-4.

Di set kedua, Mboko sempat bangkit. Petenis 19 tahun itu bahkan memimpin 4-2 setelah mencatat break pertamanya. Namun Muchova menunjukkan pengalaman dan ketenangan. Ia langsung membalas break dan menyamakan kedudukan 4-4 sebelum merebut momentum penentuan pada kedudukan 6-5.

Muchova kemudian menuntaskan pertandingan lewat servisnya sendiri dan memastikan gelar WTA 1000 Doha.

Secara statistik, servis pertama Muchova menjadi kunci. Ia memenangkan sekitar 80 persen poin dari servis pertama dan hanya kehilangan delapan poin sepanjang laga. Ia juga memenangi 55 persen poin dari servis kedua. Muchova mengonversi tiga break, sementara Mboko hanya satu kali mematahkan servis.

Total poin akhir menunjukkan keunggulan tipis namun konsisten: 73 poin untuk Muchova dan 61 untuk Mboko.

Dampak Ranking WTA

Kemenangan di Qatar TotalEnergies Open Doha diproyeksikan mendongkrak Muchova delapan peringkat ke posisi No. 11 dunia, hanya tiga tingkat dari peringkat tertinggi kariernya.

Sementara itu, Mboko akan mencetak sejarah dengan debut di Top 10 Peringkat PIF WTA. Ia akan menjadi petenis Kanada keempat yang menembus Top 10 sejak sistem ranking diperkenalkan pada 1975, bergabung dengan Carling Bassett Seguso, Bianca Andreescu, dan Eugenie Bouchard.

Dengan Mboko dan Mirra Andreeva masuk Top 10, ini menjadi pertama kalinya sejak 2009 dua remaja menghuni jajaran elite WTA.

Reaksi Usai Final

Mboko tetap melihat final Qatar TotalEnergies Open Doha sebagai pengalaman berharga.

"Mencapai final umumnya merupakan hal yang positif, tidak pernah negatif," kata Mboko dalam konferensi pers pasca pertandingan. "Dia bermain tenis dengan sangat baik. Bermain melawan pemain Top 10, ini juga pertama kalinya saya di sini, saya tidak memiliki banyak ekspektasi (untuk) diri saya sendiri,” tegasnya.

"Dia hanya lebih tajam pada poin-poin terpenting. Dia mampu bermain solid di poin-poin di mana menurutku aku lebih banyak melakukan kesalahan daripada dia. Dia melakukan beberapa pukulan hebat yang membuatku harus bertahan," bebernya.

Editor : Rury Anjas Andita
#juara #Qatar TotalEnergies Open #Karolina Muchova #WTA 1000