Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Evolusi Aprilia RS-GP26 Bikin Marco Bezzecchi Melesat di Tes Sepang, Sinyal Kuat Tantang Gelar MotoGP 2026

Rury Anjas Andita • Minggu, 15 Februari 2026 | 11:08 WIB
Evolusi Aprilia RS-GP26 bikin Marco Bezzecchi tampil impresif di Tes Sepang dan kirim sinyal kuat tantang gelar MotoGP 2026.
Evolusi Aprilia RS-GP26 bikin Marco Bezzecchi tampil impresif di Tes Sepang dan kirim sinyal kuat tantang gelar MotoGP 2026.

LombokPost – Evolusi Aprilia RS-GP26 mulai menunjukkan taringnya. Dalam Tes Sepang MotoGP 2026, Marco Bezzecchi tampil impresif bersama Aprilia RS-GP26 dan langsung mengirim sinyal kuat sebagai penantang gelar. Pabrikan Noale itu terus menyempurnakan Aprilia RS-GP26 demi ambisi besar di musim baru.

Pembalap Marco Bezzecchi dari Aprilia Racing menutup Tes Sepang dengan posisi kedua tercepat. Ia hanya terpaut 0,124 detik dari Alex Marquez yang memimpin catatan waktu. Hasil ini menjadi modal penting jelang seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand.

Mengawali pengujian penuh Aprilia RS-GP26, Bezzecchi melahap total 158 lap di Sepang International Circuit. Jumlah tersebut setara tujuh hingga sembilan balapan dalam kondisi lintasan yang sama seperti saat ia start dari posisi ke-14 pada GP Malaysia musim lalu.

Catatan waktu terbaiknya 1 menit 56,526 detik menjadi bukti peningkatan signifikan Aprilia RS-GP26 dibanding performanya pada sesi Q1 Sepang 2025. Bahkan saat menjalani simulasi Sprint 10 lap di sore hari terakhir tes, rata-rata waktunya menempatkannya di posisi kelima.

"Motor baru ini masih dalam tahap awal. Masih ada beberapa pengujian yang harus dilakukan, dan balapan pertama bahkan belum selesai, tetapi saya akan mengandalkan umpan balik (Lorenzo) Savadori. Motor ini sedikit lebih baik secara keseluruhan. Seperti yang dia katakan, dapat dikatakan bahwa motor ini telah sedikit berevolusi dalam setiap aspek," ucapnya.

Menurut Bezzecchi, evolusi terbesar terjadi antara model 2024 dan 2025. Sementara Aprilia RS-GP26 musim ini membawa banyak perubahan detail dengan peningkatan kecil namun merata.

"Karakter motor ini pada dasarnya sama. Perubahan terbesar terjadi antara model 2024 dan 2025. Model tahun ini memiliki banyak perubahan, tetapi peningkatannya kecil. Tentu ada perubahan, tetapi sulit untuk mengukurnya secara pasti,” bebernya.

"Ada ruang untuk peningkatan di setiap area, dan kami berusaha untuk meningkatkan di setiap area. Seperti biasa, ketika kami menguji motor baru, kami berharap semuanya akan sedikit lebih baik. Kami telah mengerjakan berbagai aspek, termasuk aerodinamika, jadi sulit untuk membuat perbandingan yang jelas pada saat ini. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ujarnya.

"Feeling terasa baik dan motornya tidak buruk, tetapi kami masih perlu melakukan banyak tes dan lap untuk memberikan data bagi para insinyur kami untuk dianalisis. Kami membutuhkan sedikit lebih banyak waktu untuk memahaminya lebih baik, tetapi kami membuat kemajuan yang baik," pungkasnya.

Aerodinamika Jadi Kunci Evolusi Aprilia RS-GP26

Salah satu fokus utama evolusi Aprilia RS-GP26 terletak pada sektor aerodinamika. Pada Tes Sepang, Aprilia memperkenalkan dua konsep ekor inovatif.
Hari pertama, Aprilia menggunakan sayap lengkung "Obelix" yang dirancang menciptakan efek aliran udara ke dalam. Sementara pada hari kedua, diperkenalkan konsep "Panoramix" dengan dua tanduk condong ke depan dan dua baris sayap kecil yang bertujuan menyapu aliran udara ke luar.

"Jujur, saya pikir di MotoGP, kita selalu membicarakan perbedaan yang halus, bukan hanya untuk kami, tetapi untuk semua orang. Jadi sangat sulit untuk menjawab pertanyaan tentang perbedaan (unit ekor) tersebut. Pada akhirnya, sangat sulit untuk menjelaskannya," tukas Bezzecchi.

Meski perbedaannya terasa halus, pengembangan aerodinamika Aprilia RS-GP26 diyakini akan berdampak besar dalam konsistensi balapan, terutama saat Sprint Race dan long run.

Target Besar Aprilia Racing dan Marco Bezzecchi

Musim 2026 menjadi tahun kedua Bezzecchi bersama Aprilia Racing. Musim lalu, ia sukses mengantar Aprilia finis peringkat kedua klasemen konstruktor dan meraih posisi ketiga klasemen pembalap. Konsistensi itu membuat Aprilia langsung mengikatnya dengan kontrak multi-tahun sebelum Tes Sepang dimulai.

Berbicara soal pendekatan kerja, Bezzecchi menegaskan tak banyak berubah.
"Sebenarnya, pendekatan saya hampir sama. Tahun lalu, saya mencoba banyak hal, dan saya belajar bahwa begitulah cara kerjanya dengan tim pabrikan, tetapi saya pikir umpan baliknya sedikit lebih baik daripada sebelumnya. Tentu saja, selalu ada ruang untuk belajar dan meningkatkan diri," ujarnya.

Dengan evolusi Aprilia RS-GP26 yang terus dimatangkan dan performa kompetitif di Tes Sepang, Marco Bezzecchi kini berada di jalur yang tepat untuk menjadikan Aprilia RS-GP26 sebagai motor penantang gelar MotoGP 2026. Jika tren positif ini berlanjut, Aprilia RS-GP26 bisa menjadi ancaman serius sejak seri pembuka musim ini.

Editor : Rury Anjas Andita
#MotoGP #tes sepang #Marco Bezzecchi #Aprilia RS-GP