LombokPost – Alexandra Eala kembali mencetak kejutan besar di panggung WTA 1000. Bintang muda Filipina itu menumbangkan Jasmine Paolini di Dubai Tennis Championships dengan skor 6-1, 7-6 (5), Selasa malam waktu setempat. Kemenangan atas Jasmine Paolini menjadi kemenangan ketiga Alexandra Eala atas pemain Top 10 dunia dan memastikan langkahnya ke Babak 16 Besar WTA 1000 Dubai.
Menghadapi Jasmine Paolini yang berstatus peringkat 8 dunia sekaligus mantan juara turnamen, Alexandra Eala tampil penuh percaya diri. Ia mengonversi match point kelimanya dalam tie-break set kedua yang menegangkan setelah bertarung selama 1 jam 40 menit.
Atmosfer Lapangan Utama Dubai dipenuhi dukungan suporter Filipina. Seperti di banyak turnamen sebelumnya, Alexandra Eala kembali mendapat suntikan energi dari tribune.
“Semua emosi muncul karena ketegangannya sangat tinggi, terutama selama set kedua,” kata Eala dalam wawancara di lapangan. “Jadi saya sangat senang bisa melewatinya. (Paolini) adalah lawan yang hebat, jelas, karena dia peringkat 10 besar dan mantan juara di sini, jadi bisa bersaing dengannya di level ini adalah pencapaian besar bagi saya,” bebernya.
“Di tiebreak, saya mencoba segala cara untuk mengendalikan diri. Saat pergantian sisi lapangan, saya berpikir, Anda tahu, stadion ini penuh dengan orang Filipina. Saya berpikir, ‘Berapa banyak dari mereka yang mungkin berdoa agar saya menang?’ Jadi saya benar-benar harus memberikan semua yang saya miliki,” tegasnya.
Dominasi Servis dan Mental Baja
Tidak dikenal sebagai petenis dengan servis dominan, Alexandra Eala justru tampil impresif di set pertama melawan Jasmine Paolini. Ia memasukkan 67 persen servis pertama dan memenangkan 86 persen poin dari situasi tersebut. Ia juga tidak menghadapi satu pun break point pada set pembuka.
Set kedua berjalan jauh lebih dramatis. Setelah sempat unggul, Eala harus menghadapi perlawanan sengit dari Paolini yang menyelamatkan tiga match point dan memaksa set berlanjut hingga tie-break. Bahkan, Eala harus menangkis dua set point sebelum akhirnya memaksakan tie-break.
“Saya mencoba mengingatkan diri sendiri bahwa saya bermain dengan baik,” kata Eala dalam konferensi pers. “Saya harus menontonnya lagi, tetapi saya rasa saya tidak melakukan kesalahan fatal selama momen-momen itu, dan dia pantas mendapatkannya poin. Setiap kali kesempatan muncul, saya berusaha sekuat tenaga untuk berani dan mengejar bola saya,” ujarnya.
Tie-break menjadi panggung kualitas tinggi. Delapan poin pertama berakhir dengan winner dan skor imbang 4-4. Namun sedikit penurunan permainan Jasmine Paolini membuka peluang bagi Alexandra Eala untuk meraih dua match point tambahan. Forehand winner pada kesempatan terakhir memastikan kemenangan spektakuler tersebut.
Cetak Sejarah untuk Filipina
Kemenangan atas Jasmine Paolini membuat Alexandra Eala menjadi pemain Filipina pertama yang mencapai Babak 16 Besar di Dubai sejak turnamen ini digelar pada 2001. Ia juga menjadi petenis Filipina pertama yang menembus Babak 16 Besar di beberapa turnamen Tier I atau WTA 1000 sejak format tersebut diperkenalkan pada 1990.
Selanjutnya, Alexandra Eala akan menghadapi Sorana Cirstea di babak ketiga. Cirstea sebelumnya memenangi satu-satunya pertemuan mereka di Madrid 2024. Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Eala untuk meraih perempat final WTA 1000 keduanya dan yang pertama di Dubai.
Editor : Rury Anjas Andita