Cuma terpaut 2,12 poin, satu kesalahan kecil saja di babak final free skating bisa membuat mimpi emas mereka hancur berkeping-keping.
Dikutip dari Zee News, bintang muda Jepang berusia 17 tahun, Ami Nakai, saat ini memang memimpin klasemen.
Senjata rahasianya? Sebuah lompatan Triple Axel maut yang jarang bisa ditaklukkan atlet wanita lain.
Jika Nakai berhasil mendaratkan lompatan ini lagi di babak final, medali emas hampir pasti terkunci di genggamannya.
Namun, Nakai tidak bisa tidur nyenyak. Rekan senegaranya, Kaori Sakamoto, menempel ketat di posisi kedua.
Meski tanpa Triple Axel, Sakamoto dikenal memiliki kecepatan dan artistik luar biasa yang selalu memikat juri dan memberikan skor komponen program (PCS) yang selangit.
Tak mau kalah, wakil Amerika Serikat Alysa Liu mengintai di posisi ketiga.
Liu membawa beban berat di pundaknya: mengakhiri puasa medali emas Amerika Serikat di nomor ini yang sudah berlangsung selama dua dekade.
Ketegangan makin memuncak karena aturan baru batas usia minimal 17 tahun kini mulai diterapkan, menandai era baru yang lebih ketat dalam dunia figure skating.
Tak hanya itu, sosok Adeliia Petrosian yang tampil sebagai atlet netral juga disebut-sebut bisa menjadi "perusak pesta" bagi tiga pemuncak klasemen jika mereka sampai terpeleset di detik-detik terakhir.
Siapakah yang akan berdiri di podium tertinggi di Milano Ice Skating Arena? Tekanan mental dan atmosfer penonton di Milan dipastikan akan menjadi ujian hidup dan mati bagi para ratu es ini.
Editor : Marthadi