Laga lanjutan Indonesia Super League ronde ke-22 ini berakhir dengan skor sama kuat 3-3, sebuah hasil yang tentu terasa seperti kekalahan bagi Serdadu Tridatu.
Bali United sebenarnya tampil sangat perkasa di awal laga. Keunggulan dimulai lewat aksi Thijmen Goppel pada menit ke-34, disusul gol Tim Receveur di masa injury time babak pertama.
Memasuki babak kedua, Irfan Jaya membawa Bali United menjauh dengan skor 0-3 pada menit ke-55.
Saat itu, banyak yang mengira pertandingan sudah berakhir bagi PSIM.
Namun, seperti dikutip dari data pertandingan di Sofascore, petaka bagi Bali United dimulai ketika J.V.F. Silva diganjar kartu merah pada menit ke-72.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Laskar Mataram.
Savio Sheva memperkecil ketertinggalan di menit ke-65, disusul gol bunuh diri Ricky Fajrin Saputra pada menit ke-88 yang membuat skor menjadi 2-3.
Puncaknya, Stadion Mandala Krida bergemuruh saat Franco Ramos Mingo mencetak gol penyeimbang di menit ke-90+1.
Pertandingan pun berakhir dengan tensi tinggi yang diwarnai hujan kartu kuning di menit-menit akhir.
Dengan hasil ini, PSIM Yogyakarta tertahan di peringkat ke-7, sementara Bali United masih berjuang di posisi ke-11 klasemen sementara.
Editor : Marthadi