Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Drama Penalti Gagal Brian White hingga Magis Thomas Müller Loloskan Whitecaps ke Babak Selanjutnya

Marthadi • Kamis, 26 Februari 2026 | 13:53 WIB

Vancouver Whitecaps nyaris berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam di BC Place.  (Istimewa)
Vancouver Whitecaps nyaris berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam di BC Place. (Istimewa)
LombokPost – Pertandingan yang seharusnya di atas kertas menjadi milik Vancouver Whitecaps nyaris berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam di BC Place.

Menghadapi wakil Kosta Rika, C.S. Cartaginés, skuat asuhan Jesper Sørensen dipaksa bekerja ekstra keras sebelum akhirnya memastikan kemenangan 2-0 dan mengunci tiket ke babak berikutnya di ajang CONCACAF.

Dikutip dari laporan The Third Sub, jalannya babak pertama benar-benar membuat pendukung tuan rumah mengelus dada.

Penyerang andalan mereka, Brian White, tampil jauh dari performa terbaiknya.

Tidak hanya peluang emasnya disapu bersih di garis gawang, White juga membuang kesempatan emas melalui titik putih setelah eksekusi penaltinya gagal membuahkan hasil.

"Babak pertama yang sangat buruk bagi Vancouver," tulis Samuel Rowan dalam laporannya di The Third Sub.

Whitecaps tampak kehilangan kreativitas di lini tengah dan ragu-ragu dalam membongkar pertahanan rapat Cartaginés.

Magis Thomas Müller dan Kebangkitan Babak Kedua

Kebuntuan baru pecah di babak kedua, tepatnya setelah Thomas Müller masuk ke lapangan.

Kehadiran legenda Jerman tersebut langsung mengubah atmosfer permainan.

Müller tidak hanya memberikan komando di lapangan, tetapi juga nyaris mencatatkan namanya di papan skor melalui beberapa peluang berbahaya.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir pada menit ke-58. Berawal dari skema sepak pojok, bola liar mengenai kepala Tristan Blackmon sebelum akhirnya disambar dengan keras oleh pemain asal Peru, Kenji Cabrera, yang merobek jala gawang lawan.

Kemenangan Whitecaps kemudian dikunci oleh gol telat Sebastian Berhalter setelah menerima umpan matang dari pergerakan lincah AZ Jackson di dalam kotak penalti.

Sinar Jeevan Badwal

Selain para pencetak gol, sorotan tajam tertuju pada pemain muda berusia 19 tahun, Jeevan Badwal.

Dalam dua leg pertandingan ini, Badwal dinilai sebagai pemain yang paling menonjol dengan kedewasaan bermainnya di lini tengah.

Pertumbuhannya di musim ketiga sebagai pemain profesional ini menjadi angin segar bagi kedalaman skuat Sørensen.

Dengan hasil ini, Vancouver Whitecaps dijadwalkan akan menghadapi rival mereka, Seattle Sounders, di babak CONCACAF selanjutnya.

Namun sebelumnya, mereka harus mengalihkan fokus untuk menjamu TFC dalam laga lanjutan liga akhir pekan ini.

Meskipun belum tampil meledak di awal musim, catatan tanpa kebobolan dalam tiga laga terakhir menjadi modal berharga bagi tim asal Kanada ini.

Editor : Marthadi
#thomas muller #Vancouver Whitecaps #Berita Bola Internasional #Kenji Cabrera #Hasil CONCACAF