LombokPost - Jessica Pegula mundur dari Austin akibat cedera lutut kiri yang memaksanya batal tampil di ATX Open pekan ini. Jessica Pegula mundur dari Austin saat berstatus unggulan teratas sekaligus juara bertahan turnamen WTA tersebut.
Petenis peringkat 5 dunia itu sejatinya dijadwalkan menghadapi Rebecca Sramkova dari Slovakia pada laga pembuka. Namun, kondisi lutut kiri membuatnya tak bisa mempertahankan gelar.
“Saya kecewa karena tidak dapat mempertahankan gelar saya di Austin,” kata Pegula. “Saya menyukai acara ini dan memiliki kenangan indah dari tahun lalu. Semoga saya bisa kembali di masa mendatang,” tambahnya.
Jessica Pegula mundur dari Austin tepat di hari ulang tahunnya yang ke-32, hanya beberapa hari setelah ia meraih gelar WTA Tour ke-10 dalam kariernya di Dubai.
Jadwal Padat Usai Juara Dubai
Keputusan Jessica Pegula mundur dari Austin tak lepas dari jadwal padatnya di Dubai, turnamen WTA 1000 kedua musim ini. Ia memainkan lima pertandingan dalam lima hari, termasuk dua laga tiga set berturut-turut.
Meski baru saja juara dan mengoleksi rekor 13-2 di awal musim, kondisi fisik tetap menjadi prioritas. Satu-satunya kekalahan Pegula musim ini datang dari Marta Kostyuk di semifinal Brisbane dan Elena Rybakina di semifinal Australian Open.
Usai menjuarai Dubai, Pegula sempat menegaskan bahwa usianya bukan penghalang untuk tetap kompetitif.
"Saya sudah tua, boleh dibilang begitu," katanya sambil tertawa. "Saya tidak merasa setua itu karena saya mengalami banyak cedera di awal usia 20-an. Saya rasa saya belum mengalami keausan akibat tur setiap tahunnya. Saya sering cedera. Saya mampu menjadi lebih dewasa, menemukan permainan saya, dan percaya pada apa yang perlu saya lakukan melalui suka dan duka,” ujarnya.
"Saya harap saya dapat menginspirasi para gadis untuk menunjukkan bahwa Anda tidak harus berusia 20 tahun. Anda masih bisa bermain tenis dengan sangat baik jika Anda menjaga tubuh Anda dan terus meningkatkan kemampuan." Jadi ya, saya sangat bangga pada diri sendiri karena bisa melakukan itu sebagai pemain di usia 32 tahun sekarang," tegasnya.
Namun kini, Jessica Pegula mundur dari Austin menjadi bukti bahwa pengelolaan fisik tetap krusial di tengah kalender WTA yang padat.
Digantikan Lucky Loser, Iva Jovic Jadi Unggulan Teratas
Dengan Jessica Pegula mundur dari Austin, posisinya dalam undian utama digantikan lucky loser Yuan Yue, yang juga pernah menjuarai turnamen ini pada 2024.
Sementara itu, perempat finalis Australian Open Iva Jovic kini naik menjadi unggulan teratas di ATX Open tahun ini.
Tahun lalu, Pegula tampil dominan dalam debutnya di Austin. Ia hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen dan mengalahkan McCartney Kessler 7-5, 6-2 di final untuk mengangkat trofi.
Fokus ke Indian Wells dan Miami
Meski Jessica Pegula mundur dari Austin, ia dijadwalkan tetap tampil di Indian Wells dan kemudian Miami. Di Miami musim lalu, ia berhasil mencapai partai final.
Dengan catatan tujuh semifinal berturut-turut sejak US Open tahun lalu—terbanyak sejak era Agnieszka Radwanska 2015-2016—Pegula masih menjadi salah satu pemain paling konsisten di Tur WTA.
Editor : Rury Anjas Andita