Lionel Messi Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris, Akui Sering Merasa Bodoh
Ivan Mardiansyah• Kamis, 26 Februari 2026 | 22:19 WIB
Lionel Messi menyesal tak belajar bahasa Inggris sejak kecil. Pengakuan Messi jadi pesan penting soal pendidikan.
LombokPost – Lionel Messi menyesal tak belajar bahasa Inggris sejak kecil. Pengakuan Lionel Messi ini disampaikan secara terbuka dalam wawancara di Podcast Miro de Atras dan langsung menyita perhatian publik.
Mega bintang Argentina, Lionel Messi, mengungkapkan bahwa di balik karier gemilangnya, ada penyesalan pribadi yang masih ia rasakan hingga kini. Salah satunya adalah tidak memanfaatkan waktu muda untuk belajar bahasa Inggris, sesuatu yang menurutnya sangat penting dalam perjalanan karier globalnya.
Dalam wawancara tersebut, Lionel Messi menyesal tak belajar bahasa Inggris dan mengaku hal itu membuatnya kurang percaya diri saat berinteraksi dengan tokoh-tokoh penting dunia.
“Aku menyesali banyak hal, dan aku mengatakannya kepada anak-anakku, miliki pendidikan yang baik, belajar, dan bekali diri,” ujar Lionel Messi.
Ia menambahkan bahwa dirinya sebenarnya memiliki cukup waktu saat muda untuk belajar bahasa Inggris, tetapi tidak melakukannya.
“Aku tidak belajar bahasa Inggris sejak kecil, padahal punya waktu untuk melakukannya tetapi tidak aku lakukan, aku sangat menyesalinya. Aku pernah memiliki kesempatan luar biasa untuk mengobrol dengan tokoh-tokoh penting, dan merasa seperti orang bodoh. Aku berpikir, ‘bodoh sekali, mengapa aku (saat muda) membuang-buang waktu!’” ungkapnya.
Pengakuan Lionel Messi menyesal tak belajar bahasa Inggris ini menunjukkan sisi reflektif sang peraih banyak gelar dunia. Meski telah meraih berbagai trofi bergengsi bersama klub dan tim nasional Argentina, Messi tetap menyadari bahwa pendidikan dan pengembangan diri memiliki peran penting dalam kehidupan seseorang.
Kini, Lionel Messi menekankan pentingnya pendidikan kepada anak-anaknya. Ia ingin mereka tidak hanya mengandalkan bakat, tetapi juga membekali diri dengan ilmu dan kemampuan yang lebih luas, termasuk bahasa asing.
Pengakuan Lionel Messi menyesal tak belajar bahasa Inggris menjadi pesan kuat bahwa kesuksesan di lapangan tidak selalu menghapus penyesalan pribadi. Bagi Messi, bakat saja tidak cukup pendidikan tetap menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan.