Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Chilavert Bela Prestianni, Serang Vinícius & Mbappé Tuai Kontroversi

Ivan Mardiansyah • Kamis, 26 Februari 2026 | 23:12 WIB

José Luis Chilavert bela Gianluca Prestianni, kritik Vinícius dan Mbappé menuai kecaman luas di media internasional.
José Luis Chilavert bela Gianluca Prestianni, kritik Vinícius dan Mbappé menuai kecaman luas di media internasional.

LOMBOK POST – José Luis Chilavert, kiper legendaris Paraguay, kembali jadi sorotan setelah pernyataannya dalam sebuah podcast menuai kontroversi luas. Chilavert menyatakan dukungannya kepada Gianluca Prestianni, yang sebelumnya terseret isu dugaan komentar rasis terhadap Vinícius Júnior.

Dalam komentarnya, Chilavert menuding Vinícius Júnior sebagai pihak pertama yang melontarkan hinaan di lapangan, dan menyoroti solidaritas yang diberikan Kylian Mbappé kepada Vinícius.

“Saya berdiri dalam solidaritas bersama Prestianni. Vinícius adalah orang pertama yang menghina semua orang. Rekaman menunjukkan dia mengatakan kepadanya ‘smpah, smpah!’ dan hal lainnya,” ujar Chilavert.

Lebih lanjut, Chilavert juga mengkritik Mbappé: “Siapa yang bersolidaritas dengan Vinícius? Mbappé. Apa yang bisa dikatakan Mbappé? Dia bicara soal nilai-nilai, padahal dia hidup dengan seorang waria (transvestite). Itu tidak normal. Setiap orang boleh melakukan apa pun dalam hidup mereka, tapi tidak normal bagi seorang pria hidup dengan waria.”

Baca Juga: Barcelona Resmi Mundur dari European Super League, Tinggalkan Real Madrid Sendirian

Pernyataan Chilavert ini langsung menimbulkan reaksi keras dari penggemar dan media internasional.

Banyak yang menilai komentar kiper legendaris ini menyasar isu sensitif dan kontroversial, sehingga menimbulkan kecaman luas di media sosial dan forum olahraga.

Chilavert sendiri dikenal sebagai sosok yang vokal dan tidak takut mengeluarkan pendapat kontroversial sepanjang kariernya.

Namun kali ini, dukungannya kepada Prestianni sambil menyerang Vinícius dan Mbappé dianggap berlebihan dan provokatif, memicu perdebatan tentang etika komunikasi dan tanggung jawab publik figur di dunia sepak bola.

Polemik ini menambah daftar panjang kontroversi yang melibatkan komentar publik dari tokoh sepak bola legendaris, dan kembali menjadi peringatan bahwa komentar tentang isu sensitif—ras, identitas gender, dan perilaku sosial—harus dilakukan dengan hati-hati.

Kasus ini juga menunjukkan bagaimana sepak bola modern bukan hanya soal permainan di lapangan, tetapi juga dinamika sosial dan opini publik yang bisa memengaruhi reputasi pemain dan legenda olahraga.

Baca Juga: Bagi Tugas dengan Ronaldo? Gareth Bale Bongkar Rahasia Bola Mati Real Madrid

Editor : Redaksi Lombok Post
#rasis #kylian mbappe #Liga Chammpions #benfica #real madrid #Prestianni #Rasisme #Benfica vs Real Madrid #chilavert