Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Real Betis Kena Mental! Getafe Beri Pelajaran Berharga di Coliseum: Menang Tak Harus Dominan!

Marthadi • Minggu, 8 Maret 2026 | 23:13 WIB

Bek Getafe CF Juan Iglesias (kanan), berebut bola dengan penyerang Real Madrid Vinícius Júnior (tengah) dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabéu,  2 Maret 2026. (AFP)
Bek Getafe CF Juan Iglesias (kanan), berebut bola dengan penyerang Real Madrid Vinícius Júnior (tengah) dalam pertandingan Liga Spanyol di Santiago Bernabéu, 2 Maret 2026. (AFP)
LombokPost – Jangan pernah tertipu dengan statistik mentereng di atas kertas!

Getafe menunjukkan bahwa sepak bola bukan sekadar soal gaya-gayaan menguasai bola, melainkan tentang siapa yang paling mematikan di depan gawang.

Bermain di Estadio Coliseum pada Minggu (8/3/2026), Getafe berhasil membungkam Real Betis dengan skor meyakinkan 2-0 di babak pertama.

Padahal, jika menilik statistik yang dikutip dari BBC Sport, Real Betis sangat mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 77,5 persen, berbanding jauh dengan Getafe yang hanya memegang bola sebanyak 22,5 persen.

Efektivitas menjadi pembeda dalam laga panas ini. Getafe membuka keunggulan pada menit ke-28 melalui aksi Kiko Femenía yang berhasil merobek jala gawang lawan.

Alih-alih bangkit, Real Betis justru kembali terhentak di masa injury time babak pertama.

Tepat pada menit ke-45+1, Martín Satriano melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang memastikan Getafe unggul dua gol sebelum turun minum.

Gol ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi lini pertahanan Betis yang gagal mengantisipasi serangan balik cepat tuan rumah.

Laga ini juga berjalan dengan tensi tinggi. Tercatat, wasit harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk meredam emosi pemain, termasuk kepada Kiko Femenía dan Abdel Abqar dari pihak Getafe, serta Abde Ezzalzouli dari Real Betis.

Meski Real Betis mencoba menekan dengan melepaskan 6 tembakan, hanya 2 yang benar-benar mengarah ke gawang dan berhasil diamankan oleh kiper Getafe, David Soria.

Kemenangan ini membuktikan bahwa strategi defensif dan serangan balik yang efisien dari pelatih José Bordalás mampu meruntuhkan dominasi gaya bermain Manuel Pellegrini.

Editor : Marthadi
#Kiko Femenia #hasil pertandingan #liga spanyol #Martin Satriano #Getafe vs Real Betis