Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mikel Arteta Buka Suara Usai Arsenal Gagal Juara Carabao Cup

Pujo Nugroho • Selasa, 24 Maret 2026 | 19:38 WIB

Pemain Arsenal meratapi kekalahannya di final Carabao Cup melawan Manchester City.
Pemain Arsenal meratapi kekalahannya di final Carabao Cup melawan Manchester City.

 

LombokPost - Manajer Arsenal Mikel Arteta, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah timnya dipastikan gagal merengkuh trofi Carabao Cup musim ini. Kekalahan dari Manchester City di partai puncak yang berlangsung di Stadion Wembley menjadi pukulan telak bagi skuad The Gunners yang tengah dalam performa impresif.

Mikel Arteta mengakui bahwa melihat anak asuhnya harus tertunduk lesu di hadapan pemain Manchester City adalah pemandangan yang menyakitkan. Pasalnya, Arsenal sangat berambisi mengakhiri puasa gelar di ajang Carabao Cup yang terakhir kali mereka menangkan pada tahun 1993 silam. Namun, dua gol dari Nico O’Reilly membuyarkan mimpi indah klub asal London Utara tersebut.

Meski merasa pedih, Mikel Arteta menegaskan bahwa Arsenal tidak akan membiarkan hasil minor melawan Manchester City ini merusak momentum mereka di kompetisi lain. Sang manajer justru ingin menjadikan kegagalan di Carabao Cup ini sebagai bahan bakar tambahan. Apalagi, saat ini The Gunners masih bersaing sengit di jalur juara Premier League, Liga Champions, dan FA Cup.

"Sangat sulit karena semua pemain dan suporter sangat menginginkan trofi ini. Fakta bahwa kami gagal memberikannya sangatlah menyakitkan bagi Arsenal," ujar Mikel Arteta.

Ia menambahkan bahwa jeda internasional akan digunakan untuk memulihkan mental sebelum kembali berjuang habis-habisan demi gelar yang tersisa untuk fans The Gunners.

Dalam jalannya laga di Wembley, Arsenal sebenarnya sempat mendominasi di babak pertama. Peluang emas dari Kai Havertz dan Bukayo Saka hampir saja membawa keunggulan bagi tim asuhan Mikel Arteta. Sayangnya, kiper Manchester City, James Trafford, tampil sangat tangguh dan menggagalkan serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh lini depan The Gunners.

Petaka datang bagi Arsenal di babak kedua saat Manchester City berhasil memanfaatkan momentum. Dua gol cepat dari O’Reilly membuat kendali permainan lepas dari tangan Mikel Arteta. Efektivitas serangan lawan menjadi pembeda, di mana City mampu mencetak gol meski tidak memiliki banyak peluang bersih sepanjang pertandingan final Carabao Cup tersebut.

Mikel Arteta merasa timnya seharusnya bisa tampil lebih klinis saat mendominasi permainan. Menurutnya, untuk memenangkan gelar juara melawan tim sekelas Manchester City, Arsenal tidak boleh membuang peluang sekecil apa pun. Kini, fokus utama The Gunners adalah bangkit dan membuktikan bahwa mereka masih merupakan kandidat kuat juara di kompetisi lainnya pasca kegagalan di Carabao Cup.

"Kami harus menerima bahwa lawan tampil lebih klinis di momen krusial. Namun, kami akan segera bangkit. Arsenal akan menggunakan rasa sakit ini sebagai energi untuk sisa musim yang luar biasa ini," tutup Mikel Arteta.

Editor : Pujo Nugroho
#carabao cup #the gunners #mikel arteta #manchester city #arsenal