LombokPost- Keberhasilan Paris Saint-Germain atau PSG melibas Chelsea FC di kompetisi Eropa tampaknya memicu manajemen klub untuk kembali melakukan langkah strategis yang cukup kontroversial. Kabar terbaru menyebutkan bahwa PSG tengah berupaya melakukan lobi khusus dengan operator Ligue 1 untuk mengatur ulang jadwal pertandingan domestik mereka demi mendapatkan waktu istirahat lebih lama. Upaya PSG ini dilakukan secara spesifik agar skuad mereka berada dalam kondisi fisik yang jauh lebih segar saat harus berhadapan dengan raksasa Inggris, Liverpool, dalam laga krusial mendatang.
Langkah PSG yang mencoba menggeser jadwal pertandingan pada 11 April mendatang tersebut bertujuan agar mereka memiliki waktu pemulihan penuh sebelum bentrok melawan Liverpool pada 14 April. Strategi PSG ini bukanlah hal baru, sebab sebelumnya mereka juga sukses melakukan manuver serupa saat bersiap menghadapi Chelsea FC di babak sebelumnya. Dengan adanya penyesuaian jadwal tersebut, PSG terbukti mampu tampil dengan intensitas tinggi yang akhirnya berbuah kemenangan manis atas wakil Inggris lainnya di kancah internasional.
Keinginan manajemen PSG untuk mengulang skenario yang sama menunjukkan betapa seriusnya mereka dalam mengoptimalkan setiap detail kecil demi meraih ambisi juara di level Eropa. Menghadapi tim dengan gaya main cepat seperti Liverpool, PSG menyadari bahwa faktor kebugaran pemain akan menjadi pembeda yang sangat signifikan di atas lapangan. Oleh karena itu, PSG bersikeras bahwa fleksibilitas jadwal di liga domestik sangat diperlukan untuk mendukung wakil Prancis yang tengah berjuang membawa nama baik negara di kompetisi bergengsi tersebut.
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Neymar Soal PSG Sebut Kedatangan Messi Picu Kecemburuan di Ruang Ganti
Namun, manuver yang dilakukan oleh PSG ini mulai memicu perdebatan panas di kalangan pecinta sepak bola mengenai isu keadilan kompetisi di liga domestik. Banyak pihak mempertanyakan apakah perlakuan istimewa yang diterima PSG ini merupakan bentuk kecerdikan manajemen atau justru sebuah tindakan yang mencederai sportivitas liga. Pasalnya, tidak semua klub di Ligue 1 memiliki kekuatan lobi yang sama dengan PSG untuk bisa mengatur ulang jadwal pertandingan sesuai dengan kepentingan agenda pribadi mereka di luar liga.
Jika permintaan lobi PSG ini kembali dikabulkan oleh pihak otoritas liga, maka tim asuhan Luis Enrique tersebut sekali lagi akan memasuki laga besar dengan keuntungan waktu istirahat yang lebih maksimal dibandingkan lawan mereka. Liverpool diprediksi akan menghadapi tantangan berat karena harus melakoni jadwal padat di kompetisi domestik mereka yang dikenal sangat ketat tanpa adanya kompensasi serupa. Faktor kesegaran fisik ini diyakini akan menjadi modal utama bagi PSG untuk meredam agresivitas serangan balik mematikan yang menjadi ciri khas permainan anak asuh Jurgen Klopp.
Kini publik menanti keputusan resmi dari operator Ligue 1 terkait permohonan PSG yang ingin mengulang kesuksesan strategi mereka seperti saat menghadapi Chelsea FC lalu. Hasil dari lobi ini dipastikan akan menjadi preseden penting bagi pengaturan jadwal pertandingan di masa depan, terutama bagi klub-klub besar yang bertanding di banyak kompetisi sekaligus. Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, PSG tetap fokus pada tujuan utama mereka untuk melaju sejauh mungkin di turnamen paling bergengsi antarklub Eropa dengan segala cara yang memungkinkan.
Baca Juga: Luis Enrique Masuk Radar Utama Manchester United, Ambisi Liga Champions Jadi Penentu di PSG
Editor : Jelo Sangaji